Mushola Birrul Walidain Wujud Impian Warga RW 05 Ciawijapura Tahun 2026

  • 14 Jun 2026 09:38 WIB
  •  Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Sebelum tahun 2026, warga di lingkungan RW 05 Blok 3 Desa Ciawijapura Kecamatan Sususkan Lebak Kabupaten Cirebon belum memiliki tempat ibadah khusus di lingkungannya. Kini, impian itu terwujud dengan berdirinya Mushola Birrul Walidain, dibangun di atas tanah seluas sekitar 296 meter persegi yang diwakafkan secara ikhlas oleh keluarga besar almarhumah Ibu Casmini.

Abdul Mugni, selaku ketua panitia pembangunan, menyampaikan bahwa inisiatif bermula dari amanah yang diberikan keluarga Ibu Casmini. “Anak‑anak dan seluruh keluarga sepakat mewakafkan tanah ini untuk kepentingan umum, khususnya tempat ibadah,” ujarnya pada Minggu, 14 Juni 2026.

Keberadaan mushola ini menjadi jawaban nyata atas kebutuhan warga yang selama ini belum memiliki sarana ibadah sendiri di wilayah tersebut. Rencana awal, pembangunan diperkirakan memakan waktu 8 bulan dengan anggaran total sekitar Rp290 juta. Namun berkat dukungan luas, kemajuan pembangunan melampaui harapan hanya dalam 3 bulan, pengerjaan sudah mencapai 90 persen.

“Semua biaya murni bersumber dari sumbangan para donatur, tidak ada bantuan dari anggaran lain,” kata Abdul Mugni menegaskan. Hingga saat ini, dana yang telah tersalurkan mencapai sekitar Rp250 juta, masih tersisa kekurangan sekitar Rp40 juta untuk penyelesaian akhir.

Ciri khas pembangunan ini terletak pada cara kerjanya gabungan swadaya dan tenaga ahli. Warga umum turut kerja bakti secara sukarela, sedangkan tenaga yang memiliki keahlian khusus seperti tukang bangunan dibayar sesuai kesepakatan.

“Warga RW 05 sangat antusias, baik yang tenaga maupun yang dana. Tanpa dukungan ini, mustahil target tercapai secepat ini,” ucapnya.

Setelah berdiri nanti, Mushola Birrul Walidain akan dikelola oleh pengurus resmi yang dipimpin Ustaz Gandi. Selain sebagai tempat salat, bangunan ini juga direncanakan menjadi pusat kegiatan belajar Al‑Qur’an bagi anak‑anak dan santri di sekitarnya.

Abdul Mugni menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh warga Desa Ciawijapura dan donatur dari berbagai tempat. “Terima kasih atas keikhlasan menyisihkan harta dan tenaga. Semoga Mushola Birrul Walidain menjadi tempat yang membawa berkah dan mempererat persaudaraan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Pengelola Sekaligus guru ngaji Sugandi mengatakan Kehadiran Mushola Birrul Walidain bukan sekadar menambah sarana ibadah, melainkan menjadi tonggak pengembangan kegiatan keagamaan yang sebelumnya berjalan terbatas di lingkungan rumah warga. Konsep pengelolaan yang akan diterapkan setelah mushola resmi beroperasi.

“Konsep utamanya melanjutkan tradisi yang sudah berjalan. Namun dengan ruang dan waktu yang lebih luas,” ujarnya.

Dikatakan Sugandi, sebelumnya seluruh kegiatan belajar mengaji terpaksa dilaksanakan di rumah pribadi karena belum tersedia tempat umum atau mushola di wilayah tersebut. Keterbatasan ruang membatasi durasi kegiatan, biasanya hanya berlangsung setelah salat Asar hingga sekitar pukul 17.30 atau 18.00 WIB.

"Nanti di tempat baru, jadwal akan diperpanjang. Mulai Asar, lanjut setelah Maghrib, hingga selesai salat Isya," katanya.

Menurut Sugandi jangkauan bimbingan mengaji yang dibina Sugandi ternyata melampaui batas lingkungan Blok 3. Sebagian besar santri merupakan warga Desa Ciawijapura, namun tersebar dari berbagai blok. Bahkan ada yang datang dari wilayah luar seperti Cikondang, Ciaman, hingga Simbar.

Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan pendampingan agama yang teratur. Ke depannya, fungsi Mushola Birrul Walidain dirancang ganda, sebagai tempat ibadah harian sekaligus pusat kegiatan dakwah masyarakat.

Selain KBM anak‑anak, rencananya akan diselenggarakan pengajian rutin bagi ibu‑ibu. Waktu dan bentuk kegiatannya nanti akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan warga setempat.

Sugandi menyampaikan permohonan dukungan doa kepada seluruh masyarakat Cirebon dan sekitarnya. “Semoga pembangunan segera tuntas 100 persen, dan seluruh kegiatan keagamaan di sini dapat berjalan lancar, ramai, serta membawa manfaat luas bagi penyebaran ajaran Islam yang damai,” ucapnya mengakhiri.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....