Satu Jamaah Wafat, Kloter 19 Kabupaten Cirebon Pulang dengan 441 Orang
- 12 Jun 2026 14:14 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Jumlah jamaah yang akan pulang mengalami perubahan setelah satu jamaah dilaporkan wafat saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Plh. Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon, H. Ahmad Khotib Haryanto, S.Ag., M.Ag mengatakan, Kloter 19 awalnya berangkat dengan jumlah 442 jamaah.
Namun satu jamaah atas nama Haji Hariyanto bin Muhaimin meninggal dunia saat berada di Padang Arafah. “Untuk Kloter 19 yang berangkat 442 jamaah, satu orang meninggal dunia di Arafah sehingga jumlah jamaah yang akan kembali berkurang,” ujarnya saat dihubungi RRI Kamis, 11 Juni 2026.
Menurut Khotib, almarhum diduga mengalami kelelahan saat menjalani rangkaian puncak ibadah haji. Selain itu, almarhum juga diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi setelah pelaksanaan wukuf di Arafah. Saat itu almarhum masih mengikuti seluruh rangkaian ibadah sebelum akhirnya meninggal dunia menjelang waktu magrib.
Khotib menambahkan, jamaah haji maupun umrah yang meninggal dunia di Arab Saudi tidak dipulangkan ke Indonesia. Sesuai ketentuan yang berlaku, proses pemakaman dilakukan di Arab Saudi.
“Kalau untuk jamaah haji dan umrah yang meninggal dunia di Arab Saudi memang tidak dipulangkan ke Indonesia. Sesuai ketentuan yang berlaku, proses pemakaman dilakukan di sana,” ucapnya.
Selain Kloter 19, Kabupaten Cirebon tahun ini memberangkatkan jamaah haji yang terbagi dalam tujuh kelompok terbang. Kloter 5 telah pulang pada 4 Juni, Kloter 13 pada 10 Juni, sedangkan Kloter 19 dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 14 Juni 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....