Tembus Lebih dari 1.600 Pendaftar, Otomotif dan TJKT Jadi Favorit di SMKN 1 Cirebon

  • 09 Jun 2026 16:26 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMKN 1 Kota Cirebon menunjukkan adanya peningkatan literasi digital masyarakat. Hal ini ditandai dengan dominannya proses pendaftaran dan verifikasi berkas yang dilakukan secara daring melalui laman resmi tanpa harus datang langsung ke sekolah.

Kondisi tersebut disampaikan oleh Kepala SMKN 1 Kota Cirebon, Ikhwanudin, dalam program Dialog Cirebon Menyapa di RRI. Acara yang berlangsung pada Selasa, 9 Juni 2026 ini mengusung tema “Kesiapan dan Pengawasan Pelaksanaan SPMB SMK Tahun 2026 di Kota Cirebon”.

Saat ini pelaksanaan SPMB Jawa Barat masih berada pada tahap Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) yang berlangsung sejak 29 Mei hingga 12 Juni 2026. Tahapan awal ini wajib diikuti calon peserta didik untuk membaca informasi, mengisi survei, serta menyelesaikan proses pemetaan sebelum masuk ke jalur pendaftaran resmi.

Ikhwanudin mengatakan, hampir seluruh calon peserta didik maupun orang tua saat ini telah mampu mengikuti proses pendaftaran berbasis teknologi informasi. Kemampuan tersebut terlihat mulai dari kelancaran pengunggahan dokumen hingga kemandirian dalam memantau hasil verifikasi secara online.

“Ternyata masyarakat kita, adik-adik kita ini sudah mulai banyak yang melek IT. Benar-benar bisa memahami bagaimana melakukan proses pendaftaran secara online,” ujar Ikhwanudin.

Menurutnya, kondisi tersebut terlihat dari sangat minimnya masyarakat yang datang langsung ke sekolah selama pelaksanaan PCMB. Sebagian besar dari mereka kini lebih memilih memanfaatkan sistem digital yang telah disediakan pemerintah melalui platform SPMB Jawa Barat.

“Hampir minim sekali yang datang ke sekolah. Artinya sebagian besar lewat online, dan kami melakukan verifikasi pun secara online,” katanya.

Selain kemudahan pendaftaran, peningkatan pemanfaatan teknologi juga terlihat dari tingginya kualitas dokumen yang diunggah calon peserta didik. Alhasil, jumlah berkas yang harus diperbaiki relatif sedikit dibandingkan total pendaftar yang kini telah mencapai lebih dari 1.600 orang.

Di sisi lain, ia menyebut program keahlian Teknik Otomotif serta Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) masih menjadi pilihan favorit pada SPMB tahun ini. Kedua jurusan tersebut dinilai memiliki peluang kerja yang luas serta sangat sesuai dengan perkembangan kebutuhan industri saat ini.

“Masyarakat atau adik-adik kita sering kali hanya sekadar tahu istilah IT secara umum. Padahal, bidang IT itu sangat luas dan kompleks karena terbagi lagi ke dalam beberapa konsentrasi keahlian,” ucap Ikhwanudin.

Ia berharap peningkatan literasi digital masyarakat tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan hiburan dan media sosial semata. Pemahaman teknologi tersebut harus diarahkan untuk mendukung akses pendidikan, pengembangan kompetensi, serta kesiapan generasi muda dalam menghadapi dunia kerja berbasis teknologi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....