Pendidikan Berasrama Sekolah Rakyat Cirebon Bentuk Karakter Mandiri

  • 08 Jun 2026 17:16 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kota Cirebon menerapkan pendidikan berasrama untuk membentuk karakter sekaligus kemampuan akademik siswa. Model pendidikan tersebut diharapkan mampu membantu memutus rantai kemiskinan melalui pembiasaan hidup disiplin sejak dini.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kota Cirebon, Khaerunisa, M.Pd mengatakan kurikulum nasional tetap diterapkan seperti sekolah reguler lainnya. “Kelebihan kita itu adalah pendidikan berasrama, jadi anak-anak dua puluh empat jam dididik,” katanya kepada RRI, Kamis, 4 Juni 2026.

Menurutnya, siswa mendapatkan pembinaan karakter, pendidikan akademik, serta pelatihan keterampilan hidup selama berada bersama para pendidik. Guru, wali asuh, dan wali asrama disebut mendampingi siswa sepanjang hari selama menjalani kehidupan berasrama tersebut.

Ia menjelaskan wali asuh bertugas menggantikan peran orang tua selama siswa menjalani pendidikan di lingkungan sekolah. Sementara wali asrama bertanggung jawab menyusun program pembinaan agar siswa merasa nyaman selama tinggal bersama.

Sekolah tersebut saat ini menampung siswa jenjang sekolah dasar serta sekolah menengah pertama dalam lingkungan asrama terpisah. Asrama siswa perempuan digabung karena jumlah peserta sekolah dasar masih sedikit dibandingkan siswa laki-laki yang tersedia.

“Kalau wali asuh itu nanti sebagai pengganti orang tua siswa di sekolah,” ujarnya. Setiap wali asuh idealnya mendampingi tujuh hingga sepuluh siswa selama menjalani kegiatan pendidikan berasrama setiap harinya.

Khaerunisa mengakui masa adaptasi menjadi tantangan terbesar karena sebagian siswa sebelumnya terbiasa hidup bebas bersama keluarga masing-masing. Anak-anak mulai dibiasakan menjalani pola hidup sehat melalui tidur cepat, bangun pagi, serta kegiatan ibadah teratur.

Ia menambahkan perubahan kebiasaan tersebut mulai dirasakan siswa setelah hampir setahun menjalani pendidikan berasrama bersama pendamping sekolah. Program pendidikan berasrama diharapkan mampu membentuk karakter mandiri sekaligus meningkatkan masa depan anak-anak kurang mampu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....