Keberagaman Latar Belakang, Guru Sekolah Rakyat Perkuat Motivasi Belajar Siswa

  • 04 Jun 2026 18:58 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon –Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kota Cirebon menghadirkan pengalaman baru bagi guru maupun siswa. Keduanya dituntut untuk beradaptasi dengan lingkungan pendidikan berasrama serta latar belakang peserta didik yang beragam.

Guru Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kota Cirebon, I Rhizal Umami Haffi, M.Pd., mengatakan proses penyesuaian masih terus berlangsung hingga saat ini. Menurutnya, setiap siswa memiliki karakter dan pengalaman hidup yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang tidak bisa disamaratakan.

“Kalau masih meraba ya, karena setiap anak punya karakter yang berbeda dan latar belakangnya beda-beda. Jadi kita tidak bisa menerapkan ke semua anak dan sampai sekarang pun harus terus belajar,” ujarnya dalam program Dialog Cirebon Menyapa edisi Kamis, 4 Juni 2026.

Rhizal menilai tantangan mengajar di Sekolah Rakyat bukan berarti lebih berat dibanding sekolah lain. Namun, keberagaman karakter siswa membuat guru perlu memahami kebutuhan masing-masing anak agar proses pembelajaran berjalan optimal.

Di sisi lain, para siswa juga harus beradaptasi dengan kehidupan baru di lingkungan asrama. Mereka tinggal bersama teman-teman dari berbagai daerah dan menjalani aktivitas sehari-hari secara terjadwal.

Salah satu siswi, Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kota Cirebon Kirana Fitri , mengaku sempat merasa canggung saat pertama kali masuk sekolah. Ia membutuhkan waktu untuk mengenal teman-teman baru dan menyesuaikan diri dengan kehidupan di asrama.“Awalnya mah kaget ya, karena belum beradaptasi dengan teman-teman. Tapi pas sudah lama jadi kenal dan sekarang sudah terbiasa, jadi kayak keluarga sendiri,” katanya.

Selain belajar di kelas, Kirana juga menjalani berbagai kegiatan bersama teman-temannya mulai dari makan, belajar, hingga beristirahat dalam satu lingkungan yang sama. Pengalaman tersebut membuatnya belajar hidup mandiri sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan sesama siswa.

Melalui proses adaptasi yang dijalani bersama, guru dan siswa di Sekolah Rakyat tidak hanya membangun lingkungan belajar yang nyaman. Mereka juga saling belajar memahami perbedaan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung perkembangan karakter dan kemampuan peserta didik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....