Perjuangan Atlet Belum Usai, DPRD Majalengka Siap Kawal Anggaran Porprov 2026

  • 03 Jun 2026 17:16 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Di balik target prestasi yang ingin diraih Kabupaten Majalengka pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026, terdapat perjuangan panjang para atlet yang telah berhasil melewati babak kualifikasi. Kini, perhatian tertuju pada satu hal yang dinilai krusial untuk menjaga asa tersebut tetap hidup, yakni kepastian dukungan anggaran.

Persoalan itu mengemuka dalam audiensi antara Forum Koordinator Cabang Olahraga dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Majalengka pada Rabu, 3 Juni 2026.

Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Majalengka. Selain itu, hadir pula puluhan pengurus cabang olahraga yang membawa harapan agar persiapan menuju Porprov tidak terhambat keterbatasan anggaran.

Koordinator Cabor Kabupaten Majalengka, H. Anang, menjelaskan bahwa audiensi dilakukan sebagai tindak lanjut berbagai aspirasi. Langkah ini merespons keresahan pengurus cabang olahraga terkait kesiapan daerah menghadapi pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Menurutnya, para pengurus cabor membutuhkan kepastian mengenai dukungan dari pemerintah daerah. Hal ini sangat diperlukan untuk program pembinaan dan persiapan atlet yang akan bertanding membawa nama Majalengka.

"Kami hadir untuk menyampaikan aspirasi dan pertanyaan dari teman-teman pengurus cabang olahraga. Hal itu sangat penting terkait persiapan menghadapi Porprov mendatang," ujar Anang.

Ia mengungkapkan bahwa usulan kebutuhan anggaran telah diajukan melalui mekanisme resmi kepada Dispora Kabupaten Majalengka. Saat ini, pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah daerah terkait realisasi anggaran yang dibutuhkan.

"Kami sudah mengajukan anggaran. Saat ini tinggal menunggu keputusan," katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Majalengka, Uju Gustiawan, menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi tahun yang padat bagi dunia olahraga Majalengka.

Sejumlah agenda besar olahraga telah menanti di depan mata. Agenda tersebut dimulai dari Porsenitas di Cirebon, Pekan Olahraga Wilayah, hingga puncaknya Porprov Jawa Barat di Bekasi pada November mendatang.

Namun demikian, fokus utama saat ini adalah memastikan kesiapan kontingen Majalengka menghadapi Porprov setelah mencatat capaian membanggakan pada babak kualifikasi. Dari total 43 cabang olahraga yang mengikuti proses kualifikasi, sebanyak 32 cabang olahraga berhasil lolos dan berhak tampil pada putaran final Porprov 2026.

"Ini merupakan hasil perjuangan para pengurus cabang olahraga dan atlet pada babak kualifikasi. Dari 43 cabang olahraga, sebanyak 32 cabang berhasil lolos dan akan tampil di Porprov," ujar Uju.

Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Kabupaten Majalengka untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah di tingkat Jawa Barat. Namun, keberhasilan itu membutuhkan dukungan pembinaan yang berkelanjutan, termasuk pelaksanaan Training Center (TC) dan pemenuhan kebutuhan operasional atlet.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka, Gugun Sugiana, mengatakan bahwa audiensi digelar sebagai respons atas surat yang disampaikan Forum Cabor. DPRD sengaja mempertemukan para pengurus cabang olahraga dengan Dispora agar seluruh persoalan dapat dibahas secara terbuka dan terkoordinasi.

Menurut Gugun, aspirasi dari para pengurus cabor merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan olahraga Majalengka. Oleh karena itu, persoalan ini harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

"Keluh kesah teman-teman cabang olahraga sudah kami dengar. Kami memahami kebutuhan mereka dan menyadari pentingnya dukungan untuk menghadapi Porprov," ujarnya.

Dalam pembahasan tersebut terungkap bahwa Dispora mengusulkan kebutuhan anggaran sekitar Rp2,89 miliar. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi program pemusatan latihan, pembinaan atlet, serta kebutuhan operasional seluruh cabang olahraga yang telah lolos babak kualifikasi.

Dengan waktu persiapan yang tersisa sekitar enam bulan sebelum Porprov, DPRD menilai pencairan anggaran harus dipercepat. Oleh karena itu, proses administrasi tidak boleh tertunda demi kelancaran persiapan para atlet.

Karena itu, Komisi IV mendorong agar kebutuhan anggaran dapat dipenuhi melalui mekanisme pergeseran anggaran. Langkah ini dinilai efektif tanpa harus menunggu pembahasan APBD Perubahan agar persiapan atlet segera berjalan maksimal.

Sebagai bentuk komitmen konkret, Komisi IV DPRD Majalengka akan menyusun nota komisi yang ditujukan langsung kepada Bupati Majalengka. Nota tersebut diharapkan menjadi instrumen politik dan administrasi untuk mempercepat realisasi anggaran yang dibutuhkan para atlet.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....