Warga di Indramayu Minta Penertiban Dilakukan Secara Adil
- 01 Jun 2026 21:55 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID , Indramayu - Adalah Amanoedin, pemilik Warung Gaul di kawasan Kuliner Cimanuk ( Kulcim ) kota Indramayu mierasa keberatan karena warungnya saja yang ditindak sementara warung lain tidak.
Pernyataan itu disampaikan Amanoedin menanggapi operasi gabungan Satpol PP bersama dinas terkait pada Sabtu malam 30/5/2026 yang menyisir warung Kulcim disertai penyitaan sound syestem karoke."Kalau Karaoke Dilarang, Warung Lain Juga Harus Ditindak” Ujar Amanoedin pada Senin 1 Juni 2026.
Amanoedin mengaku keberatan dengan tindakan petugas yang menyasar warungnya. Ia menilai penertiban tidak berjalan adil. Ia juga menyoroti aturan soal karaoke. Menurutnya, jika karaoke memang dilarang di kawasan Kuliner Cimanuk, maka penegakan aturan harus merata.“Masalah karaoke jika dilarang saya berharap warung lain juga ditindak,” ucapnya.
Sementara Informasi didapat Tanggapan Warga Sebelumnya mengapresiasi langkah Satpol PP yang menyita sejumlah sound system di Kulcim. Warga menilai tindakan itu sebagai jawaban atas keluhan kebisingan dan aktivitas yang dinilai menyimpang dari fungsi kawasan kuliner keluarga. Mereka juga meminta pemerintah tidak tebang pilih dan melakukan pengawasan berkelanjutan.
Pemilik warung gaul kulcim tersebut meminta pihak Pemkab Tegas dan Konsisten. Razia 30 Mei 2026 dilakukan setelah lama Kuliner Cimanuk menjadi sorotan karena kebisingan hingga larut malam. Petugas menyisir warung demi warung dan mengamankan perangkat pengeras suara yang diduga menunjang aktivitas menyimpang.
Dengan adanya protes dari Amanoedin, publik kini menanti penjelasan resmi dari Satpol PP Indramayu terkait standar dan kriteria warung yang ditertibkan. Konsistensi penegakan aturan dinilai penting agar fungsi Kulcim sebagai pusat kuliner dan ruang publik keluarga tetap terjaga.
Menanggapi keluhan warga tersebut pihak Satpol PP Kabupaten Indramayu baik itu Kasat Pol PP dan Kabid penegakan Perda belum bisa memberikan keterangan resmi dan merespon setelah Reporter RRI mencoba mengkonfirmasi pada Senin 1 Juni 2026 melalui sambungan seluler dan pesan singkat Whatsap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....