Kampung Silat di Majalengka Bertahan Lebih dari Setengah Abad

  • 31 Mei 2026 19:36 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Di saat banyak tradisi perlahan tergerus perkembangan zaman, sebuah kampung di pelosok Kabupaten Majalengka masih berdiri teguh. Mereka konsisten menjaga warisan budaya yang telah hidup lintas generasi selama puluhan tahun.

Kampung itu berada di Desa Nagarakembang, Kecamatan Cingambul, yang dikenal luas sebagai Kampung Silat. Kawasan ini menjadi pusat lahirnya generasi pesilat dan penjaga tradisi pencak silat di wilayah selatan Majalengka.

Pembina sekaligus Guru Utama FKKKP, Yusnil Azidda menegaskan, keberadaan kampung ini bukan sekadar simbol olahraga bela diri. Bagian ini merupakan identitas budaya yang terus dijaga selama lebih dari lima dekade.

"Di kampung tersebut berdiri Padepokan Pencak Silat Fajar Kencana Kumpay Kuning Putra (FKKKP). Ini merupakan salah satu perguruan silat tertua di Kabupaten Majalengka," katanya, Minggu, 31 Mei 2026.

Perguruan ini telah bertahan selama lebih dari 54 tahun di tengah masyarakat. Hingga kini, mereka terus menjadi ruang pembinaan karakter dan kedisiplinan bagi generasi muda.

Setiap generasi yang tumbuh di Nagarakembang seolah memiliki ikatan kuat dengan dunia pencak silat. Dari anak-anak hingga orang dewasa, tradisi latihan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang diwariskan secara turun-temurun.

Di tengah gempuran teknologi dan budaya populer modern, semangat menjaga warisan leluhur itu tetap hidup dan berkembang. Bukan hanya mempertahankan tradisi, Kampung Silat Nagarakembang juga berhasil melahirkan sejumlah atlet dan pesilat berprestasi yang tampil dalam berbagai kejuaraan tingkat regional hingga nasional.

Konsistensi dalam melakukan regenerasi menjadi salah satu faktor yang membuat eksistensi perguruan ini tetap bertahan selama puluhan tahun. Keberadaan Kampung Silat menjadi bukti bahwa pencak silat bukan hanya tentang kemampuan bertarung.

Di balik setiap gerakan, tersimpan nilai budaya, filosofi kehidupan, serta pendidikan karakter yang diwariskan dari generasi ke generasi. Di tengah semakin berkembangnya berbagai cabang olahraga bela diri modern, Majalengka tetap memiliki kebanggaan tersendiri melalui kampung yang menjadikan pencak silat sebagai denyut kehidupan masyarakatnya.

Semangat menjaga tradisi inilah yang membuat Nagarakembang terus dikenal sebagai salah satu benteng pelestarian seni bela diri warisan Nusantara di Kabupaten Majalengka. Lebih dari sekadar tempat latihan, Kampung Silat Nagarakembang menjadi cermin bagaimana budaya lokal mampu bertahan menghadapi perubahan zaman.

Dari desa kecil di kaki perbukitan Majalengka, warisan leluhur ini terus dipertahankan. Langkah nyata tersebut berhasil melahirkan generasi muda yang tangguh fisik serta kokoh dalam menjaga budaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....