Pegiat Lingkungan Dorong Sekolah Jadikan Menanam sebagai Ekstrakurikuler
- 31 Mei 2026 12:22 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pegiat lingkungan Kabupaten Cirebon mendorong kegiatan menanam dan pengelolaan sampah menjadi bagian dari program ekstrakurikuler sekolah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan sejak usia dini.
Ketua PAC C-3 Kecamatan Kapetakan, Oki Runata, menilai kegiatan ekstrakurikuler selama ini masih didominasi aktivitas akademik maupun olahraga. Padahal, pembelajaran lingkungan memiliki manfaat besar bagi masa depan generasi muda.
“Dengan kebersihan, pola menanam dan memelihara tanaman itu bagian dari pendidikan karakter dan pendidikan masa depan bangsa,” katanya dalam dialog Green Radio RRI Cirebon Sabtu 30 Mei 2026.
Ia mengaku masih menemukan sejumlah sekolah yang belum membiasakan siswa terlibat dalam kegiatan kebersihan lingkungan. Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu dibangun melalui program yang berkelanjutan.
Ia juga mendorong adanya konsep pembelajaran lingkungan yang terintegrasi mulai dari pengelolaan sampah, pembuatan media tanam, hingga proses panen. Dengan demikian siswa dapat belajar secara langsung dari praktik di lapangan.
“Bagaimana sekolah identik dengan lingkungan sawah atau pemerintahan, mari kita buat konsep mulai dari tata kelola sampah sampai panen,” katanya.
Ia menilai sekolah tidak perlu berkecil hati meskipun memiliki lahan terbatas. Menurutnya, pemanfaatan ruang yang kreatif tetap dapat menghasilkan lingkungan hijau yang bermanfaat bagi siswa.
Ia menegaskan tanaman memiliki peran penting sebagai penghasil oksigen yang mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar siswa. Karena itu, gerakan menanam perlu menjadi bagian dari budaya sekolah.
“Sesempit apa pun lahannya, ayo kita manfaatkan untuk menghasilkan oksigen agar putra-putri terbaik bangsa menjadi lebih baik,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....