Diskanak Kuningan Bagikan Panduan Memilih Hewan Kurban jelang Iduladha
- 24 Mei 2026 21:37 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Kuningan mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam memilih hewan kurban. Pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan dinilai penting untuk memastikan ibadah kurban berjalan sesuai syariat serta aman bagi masyarakat.
Kepala Diskanak Kabupaten Kuningan, Dr. H. Asep Taufik Rohman, meminta masyarakat untuk lebih teliti. Warga harus memperhatikan kondisi fisik hewan sebelum membeli di pasar maupun lapak penjual musiman.
“Pastikan hewan dalam kondisi sehat, aktif, tidak cacat fisik, serta matanya cerah. Selain itu, hewan tidak boleh mengeluarkan lendir berlebihan dari hidung ataupun mulut,” ujar Taufik, Minggu, 24 Mei 2026.
Ia menjelaskan, hewan kurban yang layak tidak boleh memiliki cacat seperti kaki pincang, tubuh terlalu kurus, maupun gangguan pada penglihatan. Selain itu, usia hewan juga wajib memenuhi ketentuan syariat.
“Kambing atau domba yang dikurbankan minimal harus berumur satu tahun, sedangkan sapi atau kerbau minimal dua tahun. Usia tersebut biasanya ditandai dengan proses pergantian gigi atau kupak,” katanya.
Taufik juga mengingatkan masyarakat agar memilih hewan kurban berjenis kelamin jantan. Menurut dia, hewan betina, terlebih yang sedang bunting, tidak diperbolehkan untuk dikurbankan.
Diskanak Kuningan turut menyarankan masyarakat membeli hewan yang telah memiliki kalung sehat atau tanda lolos pemeriksaan dari petugas kesehatan hewan. “Kalung sehat itu menjadi penanda bahwa hewan sudah diperiksa dan dinyatakan layak untuk kurban,” ucapnya.
Untuk mengantisipasi peredaran hewan yang tidak memenuhi syarat, Diskanak menerjunkan tim pemeriksa ke sejumlah titik penjualan hewan kurban di Kabupaten Kuningan. Pemeriksaan dilakukan secara langsung terhadap kesehatan hewan maupun kebersihan lokasi penjualan.
Masyarakat maupun peternak dapat berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) terdekat. Langkah ini penting guna memastikan kondisi kesehatan hewan kurban yang akan diperjualbelikan.
“Dengan pengawasan yang ketat, kami berharap masyarakat bisa mendapatkan hewan kurban yang sehat dan aman. Selain itu, hewan yang disediakan juga harus dipastikan sesuai dengan syariat,” kata Taufik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....