Lulusan SMPN 2 Sindang Bidik Sekolah Maung Indramayu dan Cirebon

  • 22 Mei 2026 20:32 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu - Sebanyak 186 murid kelas IX SMP Negeri 2 Sindang tengah bersiap untuk membidik Sekolah Manusia Unggul (MAUNG) besutan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Sekolah unggulan yang menjadi target utama mereka adalah SMA Negeri 1 Sindang dan SMAN 2 Cirebon.

Dari jumlah tersebut, 26 murid bersiap mendaftar melalui jalur potensi akademik yang sangat ketat. Salah satu persyaratannya adalah calon peserta harus mengikuti tes Intelligence Quotient (IQ) dengan nilai standar minimal 130.

Tahapan krusial ini harus dilakukan serta dievaluasi secara langsung oleh psikolog klinis yang memiliki lisensi resmi. Proses pengujian kecerdasan tersebut salah satunya dapat ditempuh oleh para siswa melalui pelaksanaan tes Wechsler.

Kesiapan murid SMP Negeri 2 Sindang untuk membidik sekolah Maung dibenarkan oleh Kepala Sekolah H Fajar Ismadi MPd. Saat memberikan keterangan, ia didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Negeri 2 Sindang Dwi Suwarso SPd.

"Setelah kita petakan terkait potensi akademik dan potensi non akademik murid kelas IX di sekolah kami ada sekitar 186 murid yang membidik sekolah MAUNG," kata Wakasek SMP Negeri 2 Sindang Dwi Suwarso, Jumat, 22 Mei 2026.

Menurut Dwi, pihak sekolah sudah bergerak cepat melakukan sosialisasi intensif kepada seluruh orang tua murid. Sosialisasi ini terkait dengan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sekolah pencetak Manusia Unggul tersebut.

Selain sosialisasi, Dwi juga akan melibatkan orang tua secara aktif dalam seluruh proses pendaftaran anak. Pihak sekolah meyakini peran orang tua sebagai pendamping akan memberikan dampak yang sangat positif bagi murid.

Pendampingan ini juga akan dilakukan dalam proses mandiri tes IQ bersama psikolog klinis terpercaya. Pemeriksaan psikologi tersebut harus disesuaikan dengan standar serta persyaratan ketat yang berlaku dalam sistem SPMB.

"Alhamdulillah orang tua di sekolah kami sangat siap untuk mendukung anaknya masuk ke jenjang sekolah yang menjadi kebanggaan mereka," ujarnya dengan penuh rasa syukur.

Dwi juga menjelaskan terkait Nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang menjadi komponen sangat penting. Nilai tersebut akan diumumkan serentak pada tanggal 26 Mei dan memiliki bobot sebesar 60 persen.

"Kita sudah siapkan lemari data murid yang akan memudahkan siswa dan orangtua untuk melihat kemampuan akademiknya sehingga akan menjadi salah satu tolak ukur untuk mendaftarkan ke sekolah yang diminatinya," ucapnya.

Sementara itu, pendaftaran program sekolah maung di SMAN 1 Sindang akan dilakukan secara serentak ditingkat Jawa Barat. Pendaftaran bersama 28 SMA Negeri dan 13 SMK Negeri lainnya dijadwalkan pada 25-29 Mei 2026.

SMA Maung merupakan program transformasi pendidikan di Jawa Barat yang menunjuk puluhan sekolah sebagai proyek percontohan. Sekolah-sekolah terpilih tersebut terdiri atas 28 SMA negeri serta 13 SMK negeri di berbagai wilayah.

Sistem Penerimaan Murid Baru untuk Sekolah Maung dipastikan tidak menggunakan jalur domisili atau sistem zonasi. Seleksi yang diterapkan adalah 100 persen jalur prestasi dengan kurikulum yang disesuaikan dengan bakat siswa.

Tahapan pendaftaran Sekolah Maung sengaja diselenggarakan lebih awal dibandingkan dengan jadwal penerimaan sekolah reguler. Jadwal pelaksanaan untuk penerimaan murid baru ini akan berlangsung pada tanggal 25 hingga 29 Mei 2026.

Jalur masuk pada tahapan seleksi dibagi menjadi 70 persen posisi akademik dan 30 persen non-akademik. Jalur prestasi non-akademik dapat berupa sertifikat kejuaraan maupun Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas suatu inovasi.

Sistem kelas untuk Sekolah Manusia Unggul ini juga akan dibatasi secara ketat oleh pihak pengelola. Rasio kelas diatur maksimal 32 siswa per rombongan belajar agar proses pembinaan berjalan lebih intensif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....