Hamparan Eceng Gondok Tutupi Aliran Sungai Waduk Bojongsari

  • 22 Mei 2026 21:03 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu - Ada pemandangan tak biasa di aliran Sungai Waduk Bojongsari, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat selama enam bulan terakhir. Keberadaan tumbuhan eceng gondok di kawasan tersebut kini telah menjadi perhatian serius, khususnya bagi warga sekitar.

Tumbuhan dengan nama latin Pontederia crassipes itu tampak tumbuh sangat lebat di sepanjang aliran air. Saking lebatnya, hamparan tanaman hijau tersebut sampai menutupi seluruh permukaan sungai yang melintasi Kelurahan Bojongsari dan Kelurahan Kepandean.

Warga sekitar mulai mengeluhkan kondisi sungai yang dipenuhi oleh tanaman gulma yang tumbuh tidak terkendali tersebut. Kehadiran hamparan tanaman ini dinilai mengganggu karena menimbulkan aroma bau yang tidak sedap di sekitar lingkungan.

Selain menimbulkan bau, tumbuhan tersebut juga menjadi tempat ideal bagi berkembang biak sarang nyamuk. Warga mengeluhkan populasi nyamuk yang mendadak meningkat tajam, baik pada siang hari maupun malam hari.

"Hamparan eceng gondok menjadi sarang nyamuk. Apalagi malam hari, ukuran nyamuk lebih besar," ujar Demoh, warga Kelurahan Kepandean kepada RRI, Jumat, 22 Mei 2026.

Keluhan senada juga disampaikan oleh Jumadi, seorang warga yang rumahnya berada sangat dekat dengan aliran sungai. Ia merasakan dampak langsung dari penurunan kualitas lingkungan akibat sungai yang tersumbat oleh gulma tersebut.

Jumadi berharap ada tindakan nyata dari pihak berwenang untuk mengatasi masalah lingkungan di wilayahnya. Kehadiran petugas sangat dinantikan guna membersihkan aliran air agar kembali berfungsi dengan optimal.

"Butuh sentuhan dari pemerintah daerah setempat untuk ikut mengurai keberadaan eceng gondok guna menciptakan ekosistem aliran sungai selain bersih enak dipandang mata," kata Jumadi berharap.

Pihak Pemerintah Kabupaten Indramayu langsung merespons cepat keluhan yang disampaikan oleh masyarakat Kelurahan Bojongsari dan Kepandean. Dinas terkait menyatakan telah mengagendakan jadwal untuk melakukan tindakan pembersihan di lokasi tersebut.

"Dalam waktu dekat akan dilakukan pembersihan," ujar Maulana selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....