Kesbangpol Kota Cirebon: Penguatan Nasionalisme Dimulai dari Pemuda
- 20 Mei 2026 09:45 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cirebon, Eli Haryati, menegaskan penguatan nasionalisme dan kedaulatan negara harus dimulai dari pembinaan generasi muda sebagai tunas bangsa di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Hal itu disampaikan dalam program Dialog Cirebon Menyapa dengan judul "Menjaga Tunas Bangsa untuk Memperkuat Nasionalisme dan Kedaulatan Negara" di RRI Cirebon, bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 pada Rabu, 20 Mei 2026.
Eli mengatakan tema Harkitnas tahun ini yaitu Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara, memiliki makna penting bahwa masa depan Indonesia ditentukan kualitas generasi mudanya. Menurutnya, pemuda tidak hanya menjadi penerus pembangunan, tetapi juga penjaga ideologi, persatuan, budaya, dan identitas nasional.
“Masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Jadi di sini justru peran pemuda inilah yang menjadi tunas muda ini yang akan menentukan kehidupan bangsa,” ujarnya kepada RRI.
Ia menilai nasionalisme tidak cukup diwujudkan melalui simbol maupun seremonial semata, tetapi harus tumbuh menjadi bagian dari karakter, pola pikir, dan perilaku sehari-hari generasi muda. Karena itu, pembinaan wawasan kebangsaan menjadi aspek penting untuk memperkuat fondasi nasionalisme di tengah perubahan zaman.
“Nasionalisme tidak cukup diwujudkan dengan simbol atau seremonial semata. Namun harus tumbuh menjadi karakter, pola pikir, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Lebih lanjut, Eli mengingatkan ancaman terhadap nasionalisme saat ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga datang melalui ideologi, perpecahan sosial, penyalahgunaan teknologi, hingga lunturnya identitas budaya akibat pengaruh global. Menurutnya, generasi muda perlu dibekali pondasi karakter dan wawasan kebangsaan yang kuat agar tidak mudah tergerus nilai-nilai luar.
“Ancaman terhadap bangsa itu bukan hanya ancaman fisik, tetapi juga ancaman ideologi, perpecahan sosial, penyalahgunaan teknologi, lunturnya identitas budaya, hingga pengaruh global. Unsur itulah yang dapat mengikis nilai kebangsaan apabila generasi muda tidak dibekali pondasi karakter dan wawasan kebangsaan yang kuat,” ucapnya.
Kesbangpol Kota Cirebon pun terus mendorong penguatan nilai kebangsaan melalui pendampingan dan edukasi berkelanjutan kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga nasionalisme bangsa. Eli menegaskan pembinaan terhadap pemuda harus berjalan terus karena mereka akan menjadi pemegang estafet kepemimpinan di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....