Komunitas Lingkungan Dorong Budaya Bersih Kurangi Penumpukan Sampah
- 18 Mei 2026 16:29 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Gerakan budaya bersih dinilai menjadi langkah utama mewujudkan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan wilayah Cirebon kedepannya nanti. Upaya tersebut terus didorong berbagai komunitas lingkungan demi menciptakan kawasan perkotaan lebih bersih dan sehat masyarakat.
Ketua Umum C-3 (Clean Culture Community) Indonesia, Drs. Hendi Kustarnom, mengatakan persoalan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat sekarang ini. Menurutnya, budaya bersih harus terus dibangun agar masyarakat memiliki kepedulian menjaga lingkungan secara berkelanjutan nantinya.“Budaya bersih harus terus disosialisasikan supaya masyarakat terbiasa menjaga lingkungan bebas sampah,” katanya kepada RRI pada Sabtu, 16 Mei 2026 .
Ia menjelaskan perubahan perilaku masyarakat membutuhkan proses panjang serta dukungan pemerintah maupun komunitas lingkungan berbagai daerah.
Hendi mengatakan persoalan sampah Cirebon saat ini masih terjadi berbagai wilayah permukiman hingga kawasan pinggir jalan perkotaan. Kondisi tersebut membuat gerakan budaya bersih dinilai penting guna mengurangi penumpukan sampah lingkungan masyarakat secara bertahap.
Menurutnya, pengelolaan sampah modern tidak akan berjalan optimal tanpa kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya sekarang. Karena itu, komunitas lingkungan terus mengajak masyarakat terlibat langsung kegiatan kebersihan berbagai kawasan Kota Cirebon secara rutin.“Dikatakan sulit, tetapi bukan berarti budaya bersih tidak bisa diwujudkan bersama masyarakat,” ujarnya.
Ia optimistis gerakan budaya bersih mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah lebih baik bagi masyarakat Kota Cirebon nantinya.
Komunitas lingkungan berharap kolaborasi pemerintah dan masyarakat terus diperkuat mendukung pengurangan sampah perkotaan berbagai wilayah setempat. Langkah tersebut dinilai penting menciptakan lingkungan sehat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan Kota Cirebon kedepannya nanti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....