Kapolda Jabar Dorong Petani Lepas dari Tengkulak dan Rantai Distribusi Panjang
- 18 Mei 2026 14:51 WIB
- Cirebon
RRi.CO.ID, Cirebon - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan pentingnya membangun ekosistem pertanian yang sehat dan berkeadilan guna meningkatkan kesejahteraan petani jagung di Jawa Barat. Menurut Kapolda Jabar salah satu tantangan utama yang masih dihadapi petani saat ini adalah panjangnya rantai distribusi hasil pertanian yang menyebabkan nilai ekonomi di tingkat petani belum optimal.
Hal itu ditegaskan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan saat panen raya jagung di Kabupaten Indramayu. Menurutnya selain rantai distribusi yang panjang, juga terkait dengan tengkulak.
“Salah satu tantangan yang akan kita hadapi adalah rantai distribusi yang masih terlalu panjang. Ke depan kita harus mendorong dan memutus rantai tengkulak,” kata Irjen Pol Rudi Setiawan dalam keterangannya yang diterima RRI Senin 18 Mei 2026.
Ia menjelaskan, Polda Jabar saat ini tidak hanya fokus pada proses penanaman, tetapi juga membangun sistem pendampingan menyeluruh mulai dari pembiayaan, pengelolaan, hingga penyerapan hasil panen.
“Dengan ekosistem tertutup yang lebih adil dan terintegrasi, petani tidak hanya dibantu saat tanam, tetapi juga didampingi sampai hasil panen terserap,” ujarnya.
Kapolda Jabar menyebut, dari total 1.186 petani yang diajukan menerima pembiayaan, sebanyak 528 petani telah memperoleh akses KUR dengan nilai mencapai Rp23,7 juta.
Selain itu, sekitar 100 petani juga mendapatkan bantuan sarana produksi pertanian dari Primkopol Polri berupa alat mesin pertanian, pupuk, dan kebutuhan lainnya.
“Akses pembiayaan yang baik dan pendampingan yang konsisten akan melahirkan ekosistem pertanian modern yang memberikan kesejahteraan kepada petani,” ucap Kapolda Jabar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....