Dukung Swasembada Jagung, Realisasi Polda Jabar Capai 12.500 Hektar

  • 18 Mei 2026 14:39 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan, panen raya jagung pada kuartal II tahun 2026 merupakan komitmen Polda Jawa Barat dalam mendukung dan mendorong program ketahanan pangan nasional. Hal itu dikatakan Irjen Pol. Rudi Setiawan, disela panen raya jagung di Kabupaten Indramayu.

Menurut Kapolda, selain komitmen program ketahanan pangan nasional dan swasembada jagung, kegiatan itu juga merupakan sinergitas Polri dan unsur terkait lainnya. Untuk Kabupaten Indramayu, panen raya dilaksanakan di lahan seluas 115 hektar.

“Selain di Kabupaten Indramayu, hari ini juga dilaksanakan panen jagung serentak di beberapa wilayah hukum Polda Jabar dengan total luasan panen mencapai 230 hektar sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan swasembada jagung,” kata Kapolda dalam keterangannya yang diterima RRI Senin 18 Mei 2026.

Panen jagung serentak juga dilaksanakan di sejumlah wilayah hukum Polda Jabar dengan total luasan panen mencapai 230 hektar. “Ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada jagung di wilayah Jawa Barat melalui kolaborasi seluruh elemen,” ujar Rudi Setiawan.

Kapolda menjelaskan, hingga saat ini realisasi penanaman jagung di wilayah hukum Polda Jabar telah mencapai 12.500 hektar atau sekitar 41,6 persen dari total potensi lahan seluas 30.000 hektar.

“Polda Jabar juga telah memenuhi 100 persen pengisian dua gudang Bulog Polri di Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang dengan total kapasitas mencapai 2.000 ton,” ungkapnya.

Sementara itu, hasil serapan panen jagung di Jawa Barat terus menunjukkan capaian positif. Hingga kini, Bulog telah menyerap sekitar 5.560 ton jagung, sedangkan industri pakan ternak menyerap sekitar 105.000 ton hasil panen jagung dari wilayah Jawa Barat.

Di tempat yang sama, Karo SDM Polda Jabar Fadly Samad menyampaikan bahwa Polda Jabar juga berupaya membantu petani dalam akses permodalan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Sebanyak 1.186 petani telah diajukan pembiayaan KUR dan 528 petani telah menerima pencairan dengan total dana sebesar Rp23,7 miliar,” kata Fadly Samad didampingi Kabagbinkar AKBP Condro Sasongko.

Fadly menambahkan, melalui Primkoppol, Polda Jabar turut membantu 100 petani binaan Polri melalui pemberian bantuan modal usaha pertanian sebesar Rp10 juta hingga Rp20 juta per petani. Selain itu, Polda Jabar juga menggandeng perusahaan swasta melalui pemanfaatan dana CSR untuk mendukung kelompok tani di wilayah Cimahi, Sumedang, dan Indramayu.

“Polda Jabar juga menjalin kerja sama dengan BUMN melalui skema pinjam manfaat lahan bersama PTPN dan Perhutani. Hingga saat ini total lahan yang berhasil dikelola mencapai sekitar 1.400 hektar untuk kelompok tani binaan Polda Jabar,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....