Program Ketahanan Pangan di Desa Wanakaya Mangkrak
- 17 Mei 2026 21:45 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu - Masyarakat desa Wanakaya Kecamatan Haurgeulis mempertanyakan keberadaan kandang ayam yang berada di blok Karanganyar, karena sampai saat ini belum ada aktivitas terkait pengadaan kandang ayam tersebut. Bahkan, Camat dan Sekmat Haurgeulis sudah meninjau kondisi tersebut.
Kandang ayam yang berfungsi sebagai penopang program ketahanan pangan bagı masyarakat ini didanai oleh Dana Desa dengan alokasi anggaran sebesar Rp 287 jutaan. Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan, kandang ayam yang berdiri diatas lahan sewa tersebut belum terisi bibit ayam petelur yang secara detail pengadaan program ayam petelur yang dananya dialokasikan dari dana desa itu sudah termasuk atau include kandang ayam, bibit ayam petelur, sewa lahan, pompa air, dan sarana lainnya. Namun, sampai saat ini hanya kandangnya saja yang sudah berdiri termasuk sistem kelistrikan sebagai penunjang sarana tersebut.
Warga menanyakan ayamnya kemana karena ini dibiayai oleh dana desa dan harus ada pertanggungjawabannya. Sejak dibangun pada awal 2026 tidak ada aktivitas kembali seperti penyediaan bibit ayam dan kelengkapan lainnya yang di support oleh dana desa tahun anggaran 2025.
Kadari, salah seorang warga yang tinggalnya tak jauh dari lokasi kandang ayam mengaku sampai saat ini belum ada sosialisasi terkait keberadaan kandang ayam tersebut."Kalo membangunnya saya tahu pak tapi sampai saat belum ada sosialisasi untuk apa apanya kandang tersebut," ujar Kadari pada Minggu 17 Mei 2026.
Sama halnya dengan Kadari. Tarini, warga desa Wanakaya ini juga hanya tahu bahwa desanya punya kandang ayam. Yang mengherankan dirinya, kandangnya sudah dibangun tapi ayamnya tidak kunjung tiba.
Camat Haurgeulis Rory Firmasyah sudah mendengar dan meninjau langsung kondisi kandang ayam yang ada di desa Wanakaya tersebut. Rory sendiri masih mencari tahu kenapa program ketahanan pangan melalui budidaya ayam petelur di desa Wanakaya itu belum berjalan."Apakah bugjet anggaran itu hanya untuk pembuatan kandang atau sudah termasuk pengadaan ayam berikut pakannya. Nanti kita tanyakan ke BUMDES nya," ucap camat Rory. Minggu 17 Mei 2026
Kuwu desa Wanakaya Ahmad Farhan mengaku bahwa dirinya banyak sekali pertanyaan dari warga terkait kandang ayam tersebut. Farhan meminta agar mantan kepala desa yang lama dan pihak BUMDES bisa menjelaskan kepada masyarakat terkait mangkraknya bangunan kandang ayam tersebut."Setidaknya ada laporan. Banyak sekali warga yang menanyakan ke saya, mana ayamnya. Sementara desa lain sudah bertelur ayamnya. Kami minta kepada kepala desa yang lama dan BUMDES untuk segera membuat laporan apalagi ini dialokasikan dari dana desa sehingga ada pertanggungjawabannya," jelas Kuwu Ahmad Farhan.
Menanggapi hal tersebut, mantan Kuwu Wanakaya Sunadi menampik tudingan bahwa program ketahanan pangan melalui budidaya ayam petelur ini mangkrak. Dirinya siap bertanggung jawab terkait program ketahanan pangan melalui budidaya ayam petelur tersebut."Bukan mangkrak, yang ada kita sedang menunggu pesanan ayam petelur dari Cirebon. Karena banyaknya permintaan sehingga kita harus antre untuk mendapatkannya. Paling lambat ayam itu akan dikirim bulan juli," papar Sunadi.
Sunadi juga menjelaskan bahwa pembangunan kandang ayam tersebut dialokasikan anggarannya dari dana desa sekitar Rp 287 jutaan. Ia merinci dana tersebut digunakan untuk sewa lahan, pengadaan kandang, pengadaan ayam petelur, pengadaan pompa air, pengadaan sistem kelistrikan, dan pengadaan pakan."Nanti kalo sudah lengkap semua akan ada berita acara serah terima. Baik itu dari BUMDES maupun dari saya," ungkapnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....