Deflasi Kota Cirebon April 2026, Harga Pangan Dorong Inflasi Tetap Terkendali

  • 06 Mei 2026 19:48 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kota Cirebon mengalami deflasi sebesar 0,06 persen pada April 2026 secara bulanan atau secara month-to-month (m-to-m). Kondisi ini mencerminkan adanya penurunan harga pada sejumlah komoditas utama di masyarakat.

Statitisi BPS Kota Cirebon, Mutiara Gita Fadhilah, menyampaikan bahwa penurunan ini dipengaruhi kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Ia menjelaskan kelompok tersebut menjadi penyumbang utama deflasi pada periode April tahun ini.

“Pada bulan April 2026 di Kota Cirebon terjadi deflasi secara month-to-month (m-to-m). sebesar 0,06 persen,” ujarnya dalam rilis berita resmi statistik BPS Kota Cirebon Senin, 4 Mei 2026. Ia menambahkan bahwa kondisi ini cukup dipengaruhi oleh dinamika harga bahan pangan.

Lebih lanjut, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami deflasi sebesar 0,89 persen. Kelompok ini memberikan andil deflasi cukup besar dibandingkan kelompok lainnya.

Komoditas seperti daging ayam ras, telur ayam ras, dan cabai rawit menjadi penyumbang utama penurunan harga. Selain itu, bayam dan daging sapi juga memberikan kontribusi terhadap deflasi tersebut.

Sementara itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mengalami deflasi meskipun sangat kecil. Andilnya tercatat mendekati nol sehingga tidak signifikan terhadap perubahan umum.

Mutiara menegaskan bahwa pergerakan harga di sektor pangan sangat dipengaruhi kondisi pasokan dan distribusi. Faktor panen serta cuaca juga turut menentukan fluktuasi harga di pasar.

Dengan kondisi ini, masyarakat diharapkan dapat merasakan stabilitas harga yang lebih baik. Namun, pengawasan tetap diperlukan untuk menjaga keseimbangan harga ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....