Pemkab Majalengka Gelar Job Fair 2026, Ribuan Peluang Kerja Tersedia

  • 05 Mei 2026 13:46 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Harapan baru bagi para pencari kerja di Kabupaten Majalengka terbuka lebar. Di tengah tantangan ekonomi dan persaingan dunia kerja yang kian ketat, Pemerintah Kabupaten Majalengka menghadirkan solusi konkret melalui gelaran Job Fair 2026 yang berlangsung di SMKN 1 Majalengka, Selasa 5 Mei 2026

Kegiatan yang diinisiasi bersama Forum Paguyuban Hebat Sejahtera Majalengka ini menjadi titik temu antara dunia industri dan ribuan pencari kerja. Puluhan perusahaan ambil bagian, menawarkan total 3.536 lowongan kerja dari berbagai sektor dan posisi.

Bupati Majalengka, Eman Suherman, yang membuka langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa job fair bukan sekadar agenda seremonial, melainkan strategi nyata dalam menekan angka pengangguran di daerah.

"Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam menjembatani kebutuhan industri dengan para pencari kerja. Kami ingin akses terhadap lapangan pekerjaan menjadi lebih mudah, cepat, dan terintegrasi," ujarnya.

Upaya tersebut diperkuat melalui program Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja Hadirkan Kebahagiaan Kuatkan Inklusi), yang hingga 4 Mei 2026 telah menggandeng 23 perusahaan di Majalengka. Dari 2.634 peserta rekrutmen yang difasilitasi melalui BLK Cakraningrat, sebanyak 2.009 orang telah berhasil terserap di dunia kerja.

Capaian ini menjadi indikator positif meningkatnya daya saing tenaga kerja lokal sekaligus daya tarik Majalengka bagi dunia industri. Menariknya, mayoritas tenaga kerja yang terserap didominasi oleh perempuan, mencapai 90,01 persen atau sebanyak 1.812 orang.

Antusiasme masyarakat pun terlihat dari tingginya partisipasi pencari kerja, terutama dari lima kecamatan dengan jumlah pelamar terbanyak, yakni Jatiwangi, Ligung, Majalengka, Sumberjaya, dan Leuwimunding.

Bagi para pencari kerja, kegiatan ini menjadi peluang emas. Rina (22), warga Jatiwangi, mengaku terbantu dengan sistem rekrutmen yang lebih efisien.

"Bisa langsung melamar ke beberapa perusahaan sekaligus, jadi lebih cepat dan jelas. Ini sangat membantu," tuturnya.

Hal serupa disampaikan Andri (24) asal Ligung yang berharap kegiatan seperti ini dapat digelar secara rutin agar semakin banyak peluang kerja terbuka bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap, Job Fair 2026 tidak hanya menjadi ajang pertemuan antara pencari kerja dan perusahaan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Di tengah dinamika pasar kerja yang terus berubah, langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Majalengka tengah bergerak menuju ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adaptif, kompetitif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....