Mahasiswa Indramayu Tuntut Revisi UU Cipta Kerja dan Tolak Penggusuran
- 04 Mei 2026 21:43 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu - Puluhan massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS) Kabupaten Indramayu menggelar aksi unjuk rasa. Aksi berlangsung di depan Gedung DPRD Kabupaten Indramayu, Senin, 4 Mei 2026.
Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day). Dalam aksinya, para peserta menyuarakan sejumlah tuntutan yang dinilai berkaitan langsung dengan nasib buruh, petani, serta masyarakat kecil.
Adapun tuntutan yang disampaikan antara lain mendesak pemerintah segera merevisi Undang-Undang Cipta Kerja. Hal itu terutama pada pasal-pasal yang dianggap merugikan buruh dan melemahkan perlindungan tenaga kerja.
Selain itu, massa juga menuntut revisi dan perluasan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) guna menjaga keberlangsungan lahan produktif di Indramayu. Mereka juga mendorong penetapan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) untuk mencegah alih fungsi lahan pertanian.
Mereka juga mendesak pemerintah segera menjalankan reforma agraria sejati yang berkeadilan. Selain itu, massa aksi menolak industrialisasi di kawasan Segitiga Rebana yang dinilai berpotensi mengorbankan lahan pertanian dan ruang hidup masyarakat.
Tak hanya itu, massa aksi juga dengan tegas menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk penggusuran. Mereka menilai hal tersebut merugikan masyarakat kecil dan harus dihentikan.
Aksi di depan Gedung DPRD Indramayu akhirnya diterima oleh pihak dewan. Beberapa perwakilan kemudian dipersilakan memasuki ruangan dan diterima anggota DPRD dari Fraksi PDIP Edy Fauzi.
Edi Fauzi menjelaskan bahwa beberapa tuntutan merupakan kebijakan pemerintah pusat. Namun, ada juga yang menjadi kebijakan daerah seperti Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.
“Kita DPRD hanya memfasilitasi saja karena berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat. Adapun persoalan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan mungkin bisa dibahas berkelanjutan dengan pihak Pemkab Indramayu,” ujar Edi Fauzi.
Massa aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib. Seluruh kegiatan berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....