Pemkab Majalengka Perkuat Ketahanan Pangan, 69 Alsintan Diserahkan ke Petani

  • 04 Mei 2026 11:19 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Upaya memperkuat ketahanan pangan di tengah ancaman musim kemarau kian dipercepat. Pemerintah Kabupaten Majalengka bergerak cepat dengan menyalurkan puluhan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna mendukung percepatan masa tanam kedua (MT II) tahun 2026.

Sebanyak 69 unit alsintan diserahkan langsung oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, kepada kelompok tani dalam sebuah seremoni di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3), Senin 4 Mei 2026

Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Kementerian Pertanian sebagai bagian dari strategi nasional menjaga stabilitas produksi pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Majalengka.

Di tengah dinamika cuaca yang mulai memasuki musim kemarau, kehadiran alsintan dinilai menjadi kunci percepatan pengolahan lahan. Pemerintah daerah menargetkan proses tanam dapat berlangsung lebih efisien agar produktivitas tetap terjaga.

Bupati Eman Suherman menyampaikan bahwa sektor pertanian Majalengka saat ini menunjukkan tren positif. Produksi padi bahkan mampu mencatatkan surplus beras yang signifikan, mencapai ratusan ribu ton.

Menurutnya, bantuan alsintan menjadi instrumen penting dalam mempercepat siklus tanam dan meningkatkan efisiensi kerja petani di lapangan. Ia juga memastikan distribusi alat dilakukan berdasarkan kebutuhan spesifik tiap wilayah agar pemanfaatannya optimal.

Namun demikian, Bupati memberikan penegasan keras kepada seluruh penerima bantuan agar tidak menyalahgunakan fasilitas tersebut. Alsintan, kata dia, merupakan aset bersama yang harus dijaga dan dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tani.

Sementara itu, Kepala DKP3 Majalengka, Gatot Sulaeman, menegaskan bahwa penyaluran bantuan tidak berhenti pada distribusi semata. Pihaknya akan melakukan pendampingan teknis melalui penyuluh pertanian lapangan guna memastikan alsintan dapat digunakan secara maksimal.

Jenis bantuan yang disalurkan meliputi traktor roda empat, traktor roda dua, pompa air, hand sprayer, hingga excavator. Seluruhnya dirancang untuk menjawab kebutuhan petani, terutama dalam menghadapi potensi kekeringan dan keterbatasan alat.

DKP3 juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan bantuan tepat guna dan berkelanjutan. Selain itu, kelompok tani didorong untuk mengelola alsintan secara kolektif agar memiliki nilai tambah ekonomi.

Respons positif datang dari para petani penerima. Mereka menilai bantuan alsintan mampu memangkas waktu pengolahan lahan yang selama ini terkendala keterbatasan alat.

Dengan dukungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Majalengka optimistis mampu menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan di tengah tantangan iklim yang terus berubah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....