Hari Pendidikan Nasional Momentum Perkuat Pendidikan Inklusif di Cirebon

  • 03 Mei 2026 18:08 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pendidikan di Cirebon diharapkan terus berkembang dengan pendekatan inklusif dan integratif di masa mendatang. Pendekatan ini dinilai mampu menciptakan keseimbangan antara aspek akademik dan pembentukan karakter siswa.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam mengatakan pendidikan harus menghapus dikotomi antara ilmu umum dan agama. Ia menilai integrasi kurikulum menjadi langkah penting dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih utuh.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan inklusif harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa adanya kesenjangan. Selain itu, pendidikan juga harus bersifat transformatif agar mampu menjawab tantangan zaman yang terus berkembang.

“Pendidikan harus inklusif dan integratif. Hal ini penting agar tidak ada dikotomi antara ilmu umum dan agama,” ucapnya kepada RRI, Minggu, 3 Mei 2026.

Menurutnya, peringatan Hari Pendidikan Nasional juga menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan. Hal ini terlihat dari menurunnya tingkat kenakalan remaja serta meningkatnya partisipasi pendidikan di masyarakat.

Ia menambahkan bahwa peran keluarga dan lembaga pendidikan sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Pendidikan yang seimbang antara ilmu dan nilai moral akan menciptakan generasi yang berkualitas dan berdaya saing.

“Pendidikan harus menyeimbangkan antara akal dan hati. Hal ini penting agar menghasilkan generasi yang tidak pincang,” ujarnya.

Dengan konsep tersebut, diharapkan pendidikan di Cirebon semakin maju dan merata di berbagai wilayah. Sinergi berbagai pihak menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkelanjutan dan berkualitas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....