Kelalaian Jadi Penyebab Utama Kebakaran di Kabupaten Cirebon

  • 02 Mei 2026 21:59 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kasus kebakaran rumah dan gudang di Kabupaten Cirebon masih didominasi faktor kelalaian masyarakat sehari - hari. Sepanjang April 2026, sejumlah kejadian kebakaran terjadi dengan penyebab utama berasal dari konsleting listrik dan kelalaian penggunaan alat.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, Eno Sujana mengatakan sebagian besar kebakaran disebabkan kelalaian penggunaan listrik. Ia menyebut kejadian terbaru terjadi di wilayah Klayan dengan kerugian mencapai puluhan juta rupiah akibat kebakaran.

Ia menjelaskan kebakaran sering dipicu perangkat listrik yang dibiarkan menyala dalam waktu lama tanpa pengawasan. Kondisi cuaca panas juga memperbesar risiko terjadinya konsleting listrik pada instalasi yang tidak terawat dengan baik.

“Sebagian besar kebakaran terjadi karena kelalaian. Diantaranya lupa mematikan listrik atau penggunaan alat yang terus menyala,” ujarnya kepada RRI, Selasa, 30 April 2026.

Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti membiarkan charger atau kipas angin tetap menyala dapat memicu kebakaran. Selain itu, kebiasaan merokok sembarangan juga menjadi salah satu penyebab kebakaran yang sering terjadi di rumah tinggal.

Ia menambahkan bahwa kesadaran masyarakat dalam mengantisipasi risiko kebakaran masih perlu terus ditingkatkan melalui edukasi. Langkah pencegahan sederhana dinilai dapat mengurangi potensi kerugian besar akibat kebakaran di lingkungan permukiman.

“Kesadaran masyarakat harus ditingkatkan agar tidak meremehkan potensi bahaya dari kelalaian kecil sehari-hari,” ucapnya. Ia menambahkan, hal tersebut penting untuk mencegah terjadinya risiko yang lebih besar.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan angka kebakaran di Kabupaten Cirebon dapat terus ditekan. Upaya pencegahan menjadi kunci utama dalam melindungi keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....