Bupati Majalengka Tinjau SDN 3 Mirat Ambruk, Pastikan Perbaikan Cepat

  • 01 Mei 2026 17:44 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Pemerintah Kabupaten Majalengka (Pemkab Majalengka) Jawa Barat bergerak cepat merespons ambruknya bangunan SDN 3 Mirat di Kecamatan Leuwimunding. Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, turun langsung meninjau lokasi kejadian pada Jumat, 1 Mei 2026 untuk memastikan kondisi riil sekaligus merumuskan langkah penanganan darurat.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah Bupati menerima laporan terkait runtuhnya bagian atas bangunan sekolah yang terjadi akibat hujan lebat berkepanjangan pada malam sebelumnya. Di lokasi, ia memastikan bahwa informasi yang diterima sesuai dengan kondisi di lapangan, sekaligus menggali kronologi kejadian dari pihak sekolah dan pemerintah desa.

"Bangunan ini dibangun sekitar tahun 2021, namun tidak mampu menahan beban hujan yang cukup lama dan deras. Akhirnya struktur atap roboh dan kita saksikan kondisinya saat ini," ujar Bupati saat memberikan keterangan di lokasi. Dari hasil peninjauan sementara, faktor cuaca ekstrem diduga menjadi pemicu utama ambruknya bangunan.

Namun demikian, Bupati juga menyoroti aspek konstruksi yang dinilai perlu menjadi bahan evaluasi serius, terutama terkait kekuatan rangka atap baja ringan dan standar teknis pembangunan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini berdampak langsung terhadap aktivitas belajar mengajar.

Pemerintah daerah bergerak cepat mencari solusi sementara agar proses pendidikan tidak terhenti. Sejumlah ruang alternatif seperti perpustakaan dan musala akan dimanfaatkan, meski dinilai belum sepenuhnya layak.

"Kami tidak ingin anak-anak terlalu lama belajar di tempat yang tidak layak. Oleh karena itu, perbaikan akan segera dilakukan melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT)," katanya menegaskan. Bupati memastikan bahwa proses rehabilitasi akan dipercepat dengan melibatkan pihak ketiga yang memiliki kompetensi.

Ia menargetkan perbaikan selesai dalam waktu singkat sehingga kegiatan belajar dapat kembali normal. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam setiap proses pembangunan, baik oleh pihak pengawas maupun sekolah.

Standar konstruksi harus diperhatikan secara detail, termasuk jarak rangka atap dan kualitas material yang digunakan, guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang. "Ini harus menjadi cermin bersama. Jangan sampai terulang, karena risikonya sangat besar, apalagi jika terjadi saat siswa sedang belajar," ujarnya.

Lebih jauh, Bupati membuka peluang bagi aparat penegak hukum untuk melakukan pendalaman terhadap aspek teknis pembangunan guna memastikan tidak adanya kelalaian dalam proses konstruksi sebelumnya. Momentum peninjauan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional.

Bupati menyebut kejadian tersebut sebagai pengingat pentingnya menghadirkan infrastruktur pendidikan yang aman dan layak bagi seluruh siswa di Majalengka. "Ini menjadi refleksi bagi kami. Di momen Hari Pendidikan Nasional, saya berkomitmen untuk memastikan anak-anak di Majalengka dapat belajar dengan aman, nyaman, dan layak,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk segera menangani dampak bencana ini. Sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan sekolah lainnya guna mencegah risiko serupa.







Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....