Damkar Indramayu Amankan Tiga Biawak usai Aksi KOMPI

  • 30 Apr 2026 19:24 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu - Aksi penyampaian aspirasi ribuan massa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) revitalisasi tambak Pantura digelar pada Kamis, 30 April 2026. Aksi tersebut berlangsung di depan Pendopo Indramayu.

Dalam aksi tersebut, terdapat hal menarik berupa simbol yang dibawa massa. KOMPI menghadiahkan lima ekor biawak berukuran besar sebagai bentuk penegasan sikap.

Usai berorasi, biawak tersebut diserahkan kepada perwakilan pemerintah daerah. Asep Afandi selaku Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu mewakili Bupati menerima hewan tersebut.

“Kita amankan binatang ini jumlahnya tiga ekor yang kami terima,” ujarnya. Ia menegaskan hewan tersebut langsung diamankan petugas.

Untuk memastikan kondisi dan penanganannya, biawak tersebut saat ini berada di Mako Damkar. Petugas masih menunggu arahan pimpinan terkait langkah selanjutnya.

“Kita masih menunggu perintah pimpinan terkait lebih lanjut perlakuan Biawak yang kita amankan berjumlah 3 ekor tersebut,” kata Kabid Damkar, Jajat Wibisono.

Sementara itu, KOMPI melalui Koordinator Umum Hatta menjelaskan alasan membawa hewan tersebut dalam aksi. Ia menyebut simbol tersebut berkaitan dengan kepercayaan tradisional yang dimaknai sebagai bentuk kritik terhadap kekuasaan.

Menurutnya, biawak melambangkan arogansi kekuasaan terhadap rakyat. Selain itu, juluran lidahnya juga dianggap menggambarkan banyaknya pihak yang menjilat dalam lingkaran kekuasaan.

“Binatang tersebut menyimbolkan tindak tanduk kekuasaan yang arogan terhadap rakyat, serta banyaknya penjilat dalam lingkaran kekuasaan,” katanya.




google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....