Peternak di Cirebon Terapkan Strategi Khusus Jaga Kualitas & Kesehatan Sapi Kurban

  • 30 Apr 2026 13:37 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Menjelang Hari Raya Iduladha, peternak sapi di wilayah Cirebon menerapkan berbagai strategi untuk menjaga kualitas dan kesehatan hewan kurban. Upaya ini dilakukan agar sapi yang dijual tetap memenuhi syarat dan dalam kondisi prima saat disembelih.

Pemilik Peternakan Gun’s Farm, Gunawan, mengatakan salah satu strategi utama yang dilakukan adalah menyiapkan sapi sejak jauh hari sebelum Iduladha. Dengan waktu persiapan yang lebih panjang, kondisi kesehatan sapi dapat dipantau secara optimal.

“Saya sudah nyetok hewan kurban dari sebelum bulan puasa, jadi dari situ saya cek karena mengingat ada virus PMK juga,” ujarnya pada Rabu, 29 April 2026.

Selain itu, ia juga memastikan seluruh sapi mendapatkan vaksinasi dan perawatan rutin selama masa pemeliharaan. Menurutnya, perawatan intensif di kandang menjadi kunci menjaga kondisi sapi tetap sehat.

“Sapi saya sudah masuk vaksin, sudah kondisi fit dan sehat karena posisinya di kandang,” katanya.

Ia juga menerapkan perlakuan khusus terhadap sapi yang baru datang, terutama dari luar daerah. Sapi tersebut tidak langsung dicampur dengan yang lain, melainkan dipantau terlebih dahulu untuk mencegah penularan penyakit.

“Kalau sapi datang, biasanya saya pisahkan dulu, lalu diberi iodin di bagian hidung dan dikasih vitamin untuk antibodi,” katanya menjelaskan.

Ia menambahkan, pemberian pakan berkualitas juga menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi sapi. Selain rumput, ia memanfaatkan limbah pertanian seperti jagung untuk menunjang kebutuhan nutrisi ternak.

“Kalau di sini pakainya rumput dan limbah jagung, nanti juga dikasih vitamin supaya daya tahan tubuhnya kuat,” ujarnya.

Dalam menjaga kualitas, ia juga selektif dalam memilih sapi yang akan dijual sebagai hewan kurban. Ia memastikan sapi memenuhi kriteria seperti sehat, cukup umur, dan memiliki kondisi fisik yang baik.

“Saya pilih yang gemuk, sehat, dan umurnya sudah cukup, biasanya dilihat dari gigi dan posturnya,” katanya.

Dengan berbagai strategi tersebut, ia optimistis sapi yang dipasarkan tetap berkualitas dan layak sebagai hewan kurban. Ia berharap masyarakat dapat memperoleh hewan kurban yang sehat sekaligus aman untuk dikonsumsi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....