Kebakaran Pabrik Briket di Cirebon, Kerugian Capai Rp50 Juta
- 29 Apr 2026 17:30 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Kebakaran melanda pabrik briket milik CV Agung Nusantara di Desa Kaliwulu, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Rabu, 29 April 2026 pagi. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh mesin produksi yang mengalami overheat saat proses pengovenan.
Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana (PPSP) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan laporan diterima pukul 05.55 WIB. Petugas Damkar Sektor Weru langsung bergerak menuju lokasi tiga menit setelah laporan masuk.
Petugas tiba di lokasi pada pukul 06.04 WIB dengan kondisi api masih menyala cukup besar di area pengopenan. Upaya pemadaman dilakukan dengan mengerahkan sejumlah unit pancar untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas.
Untuk mempercepat penanganan, Damkar Sektor Weru meminta bantuan dari Sektor Sumber dan Gunungjati. Total empat unit pancar dikerahkan dalam proses pemadaman yang dipimpin oleh Kepala Seksi PPE bersama komandan sektor terkait.
Berdasarkan keterangan Kepala Produksi, Sutardi, awalnya suhu pengovenan berada di angka 80 derajat dan masih stabil. Namun, setelah ditinggal untuk salat, suhu diduga meningkat hingga memicu munculnya api di ruang oven.
Api kemudian merembet ke bagian mesin blower yang digunakan untuk proses pemanasan. Karyawan sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun tidak berhasil hingga petugas damkar tiba.
Kebakaran berhasil dipadamkan pada pukul 06.42 WIB dan dilanjutkan proses pendinginan hingga pukul 07.29 WIB. Setelah dipastikan aman, seluruh personel kembali ke sektor masing-masing untuk melanjutkan tugas.
Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 24 meter persegi dari total area sekitar 5.445 meter persegi. Sementara area yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar 5.421 meter persegi.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta akibat kerusakan bangunan dan peralatan produksi.
Sejumlah aset yang terbakar meliputi satu bangunan tempat pengopenan, empat rak oven berisi sekitar 1,3 ton bahan briket, serta mesin blower. Unsur TNI dan Polri turut terlibat dalam proses pengamanan dan pemadaman di lokasi kejadian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....