Pasca Insiden Bekasi Timur, Perjalanan KA Masih Alami Keterlambatan
- 29 Apr 2026 11:35 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Proses normalisasi jalur kereta api pasca insiden Bekasi Timur masih terus dilakukan. Kondisi ini berdampak pada keterlambatan perjalanan kereta api di wilayah Daop 3 Cirebon.
KAI menyampaikan bahwa jalur hilir lintas Bekasi–Tambun telah kembali dapat dilalui. Namun, jalur hulu masih dalam proses evakuasi intensif oleh petugas di lapangan.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan pemulihan operasional masih berlangsung. Ia menyebut perjalanan kereta api masih mengalami keterlambatan akibat proses normalisasi jalur.
“Saat ini perjalanan KA masih mengalami keterlambatan seiring proses normalisasi,” katanya pada keterangan rilis, Selasa, 28 April 2026. Ia menambahkan keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan di lapangan.
Menurutnya, berbagai pihak terlibat dalam proses penanganan insiden tersebut. Tim gabungan dari KAI, Basarnas, TNI, dan Polri bekerja secara terkoordinasi membantu evakuasi.
Selain itu, KAI juga membuka posko informasi bagi keluarga penumpang di lokasi kejadian. Posko tersebut disiapkan di Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir selama empat belas hari.
Data sementara mencatat terdapat korban meninggal dunia serta korban luka-luka dalam insiden tersebut. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di rumah sakit rujukan.
KAI menyampaikan duka cita serta permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas kejadian ini. Perusahaan berkomitmen terus mempercepat pemulihan layanan dan memberikan informasi secara berkala.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....