Puisi di Era Media Sosial Jadi Ruang Refleksi di tengah Arus Informasi
- 28 Apr 2026 21:52 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Peran puisi di era media sosial dinilai tetap relevan sebagai sarana penyampaian pesan kepada masyarakat. Di tengah derasnya arus informasi digital, puisi justru hadir sebagai ruang refleksi yang memberi jeda bagi pembacanya.
Pegiat Sastra Indonesia Cirebon, Fathan Mubarak, menilai puisi memiliki fungsi penting untuk menginterupsi derasnya arus informasi yang terus bergerak cepat di media digital. Menurutnya, puisi menghadirkan kedalaman makna yang berbeda dengan konten informasi yang bersifat instan.
“Puisi menurut saya justru menginterupsi arus besar informasi yang tiap detik terus diperbarui, karena puisi punya kedalaman, keindahan, pilihan kata, dan metafora yang khas,” ujar Fathan saat dihubungi RRI pada Selasa, 28 April 2026.
Ia menambahkan, karakteristik puisi yang menuntut pembaca untuk berhenti sejenak dan memahami makna secara perlahan menjadi kekuatan tersendiri di tengah budaya viralitas. Kondisi ini membuat puisi berfungsi layaknya tempat singgah yang memberi ruang bagi masyarakat untuk merenung.
“Puisi itu seperti shelter atau tempat pemberhentian sejenak, kita diminta berhenti, lalu mendalami bahasa dengan pelan dan lebih dalam,” katanya.
Selain membahas peran puisi, Fathan juga menyampaikan harapannya terhadap perkembangan sastra Indonesia ke depan. Ia berharap karya puisi Indonesia dapat menjangkau pembaca yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Menurutnya, perlu adanya program penerjemahan dan promosi sastra yang lebih masif agar karya-karya Indonesia dapat dikenal secara global. Ia juga mendorong para penulis untuk terus bereksperimen dengan memanfaatkan kekayaan budaya Nusantara sebagai sumber inspirasi dalam menciptakan karya sastra yang mendalam dan indah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....