Kenali Ragam Jenis APAR untuk Penanganan Kebakaran

  • 28 Apr 2026 12:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Alat Pemadam Api Ringan (APAR) merupakan salah satu perangkat keselamatan yang berperan penting dalam penanganan kebakaran awal. Namun, efektivitas APAR sangat bergantung pada kesesuaian jenis alat dengan sumber kebakaran yang terjadi.

Oleh karena itu, pemahaman mengenai jenis-jenis APAR menjadi hal yang tidak bisa diabaikan oleh masyarakat. Tanpa pengetahuan tersebut, upaya pemadaman justru berisiko tidak efektif atau bahkan memperparah kondisi.

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon, David menjelaskan bahwa APAR yang paling umum digunakan adalah jenis powder atau bubuk. “Kalau secara umum yang dipakai itu tipe powder, pakai bubuk. Kalau tekanan CO₂nya habis, APAR tidak bisa disemprot," ujar David kepada RRI, Senin, 27 April 2026.

APAR powder berisi bubuk pemadam yang berfungsi menutup sumber api sekaligus menghambat masuknya oksigen. Dengan cara kerja tersebut, api dapat dipadamkan dengan cepat pada kebakaran skala awal.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa bubuk dalam APAR powder dapat keluar karena adanya tekanan gas di dalam tabung. Selain powder, terdapat pula APAR jenis CO₂ yang seluruh isinya berupa gas karbon dioksida.

Jenis ini biasanya digunakan untuk kebakaran yang melibatkan peralatan listrik dan elektronik. Menurut David, Penggunaan CO₂ dinilai aman karena tidak meninggalkan residu yang dapat merusak perangkat.

“Kalau CO₂ biasanya itu untuk pemadaman yang terjadi di alat-alat elektronik,” kata David.

Selain itu, terdapat APAR jenis foam atau busa yang memiliki fungsi berbeda. Jenis ini umumnya digunakan untuk kebakaran yang disebabkan oleh cairan mudah terbakar seperti minyak.

David mengungkapkan bahwa Foam bekerja dengan menutup permukaan api sehingga oksigen tidak dapat masuk dan api dapat segera padam. “Foam itu biasanya untuk jenis kebakaran yang terjadi karena minyak,” imbuhnya.

Melalui pemahaman terhadap jenis-jenis APAR tersebut, masyarakat diharapkan tidak salah memilih alat pemadam saat kondisi darurat. Dengan penggunaan APAR yang tepat, risiko kebakaran dapat ditekan sejak awal sebelum berkembang menjadi lebih besar. (Selpi/UGJ Cirebon dan Farras/EGS Cirebon)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....