Literasi Digital Jadi Peluang di tengah Penurunan Minat Baca Buku

  • 24 Apr 2026 17:56 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar terhadap pola literasi masyarakat saat ini. Kebiasaan membaca buku konvensional mulai tergeser oleh konsumsi informasi melalui internet.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Cirebon, Gunawan, menyebut tingkat literasi Indonesia masih menjadi perhatian serius. Hal ini berdasarkan hasil survei internasional yang menempatkan Indonesia pada posisi cukup rendah.

Ia menjelaskan bahwa indikator literasi masih banyak diukur dari kebiasaan membaca buku fisik. Sementara masyarakat kini lebih aktif mengakses informasi melalui perangkat digital setiap hari.

Gunawan menilai perkembangan internet menjadi salah satu penyebab perubahan tersebut di masyarakat. “Perkembangan internet membuat budaya membaca buku menjadi menurun,” ujarnya kepada RRI, Rabu, 22 April 2026.

Menurutnya, fenomena ini juga berdampak pada menurunnya kunjungan masyarakat ke perpustakaan. Hal ini menjadi tantangan dalam mempertahankan minat baca di kalangan masyarakat luas.

Ia menambahkan bahwa perubahan pola ini perlu disikapi dengan strategi yang adaptif. “Kita harus menyesuaikan literasi dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini,” katanya.

Meski demikian, tingginya penggunaan internet dapat menjadi peluang untuk pengembangan literasi digital. Pendekatan ini dinilai lebih relevan bagi generasi muda saat ini.

Dengan inovasi yang tepat, literasi diharapkan tetap berkembang meski menghadapi tantangan digitalisasi. Transformasi ini menjadi langkah penting dalam menjaga budaya literasi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....