Pegiat Literasi Dorong Perpustakaan Inklusi Sosial untuk Tingkatkan Minat Baca

  • 24 Apr 2026 15:38 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Perpustakaan kini tidak lagi sekadar tempat meminjam buku, tetapi berkembang menjadi ruang inklusi sosial bagi masyarakat. Konsep ini membuat perpustakaan menghadirkan berbagai kegiatan sebelum dan sesudah membaca buku.

Pegiat literasi Kabupaten Cirebon, Warkina, M.Pd., C.PIM, menilai perpustakaan modern harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perpustakaan saat ini juga menjadi tempat menampilkan hasil karya masyarakat setelah membaca buku.

Menurutnya, keberadaan inklusi sosial membuat perpustakaan menjadi lebih hidup dan ramai dikunjungi masyarakat. Aktivitas yang beragam membuat masyarakat tidak hanya datang untuk meminjam buku, tetapi juga berkarya dan belajar bersama.

“Di dalam perpustakaan sekarang sebelum membaca buku ada kegiatannya, dan sesudah membaca juga ada hasil karya yang ditampilkan, sehingga perpustakaan menjadi lebih ramai,” ujar Warkina kepada RRI, Jumat, 24 April 2026.

Ia menegaskan bahwa membaca buku memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan wawasan masyarakat. Dengan membaca, seseorang dapat lebih mudah beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan perkembangan zaman.

Warkina juga menyoroti pentingnya strategi jemput bola melalui layanan perpustakaan keliling atau pusling. Menurutnya, keterbatasan jumlah kendaraan dan petugas masih menjadi tantangan dalam menjangkau wilayah yang luas.

“Kalau variasi buku diperbanyak dan layanan seperti perpustakaan keliling ditambah, saya yakin minat anak-anak membaca akan semakin tinggi karena mereka punya banyak pilihan bacaan,” ucapnya.

Ia optimistis buku akan tetap menjadi sumber utama pengetahuan di tengah perkembangan teknologi digital. Baginya, buku adalah jendela dunia yang tidak tergantikan dalam membangun kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....