Pemkot Cirebon Dorong Literasi Keuangan Perempuan di Hari Kartini

  • 23 Apr 2026 20:11 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon terus mendorong peningkatan literasi keuangan bagi perempuan sebagai bagian dari penguatan ketahanan ekonomi keluarga. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Edukasi Keuangan Majelis Taklim Asy Syifa yang digelar di Bandar Djakarta, pada Kamis, 23 April 2026.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati yang memberikan dukungan terhadap program edukasi bagi perempuan. Acara tersebut berlangsung dalam suasana peringatan Hari Kartini dengan mengangkat tema penguatan peran perempuan melalui literasi finansial berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Siti Farida menyampaikan apresiasi kepada Majelis Taklim Asy Syifa yang telah menyelenggarakan kegiatan edukatif tersebut. Ia menilai, semangat Kartini masa kini perlu diwujudkan melalui keberanian perempuan untuk terus belajar dan mandiri secara ekonomi.

"Nilai perjuangan Kartini hari ini dapat kita wujudkan melalui peningkatan literasi keuangan. Perempuan, khususnya para ibu, memiliki peran strategis sebagai pengelola keuangan keluarga. Ketika seorang ibu memahami cara mengatur pendapatan, menabung, dan merencanakan investasi secara bijak, sesungguhnya ia sedang membangun fondasi ekonomi yang kuat bagi keluarganya," ujarnya yang dikutip dari press release Pemerintah Kota Cirebon Kamis, 23 April 2026.

Ia menegaskan bahwa pemahaman mengenai pengelolaan keuangan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan uang, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian keluarga. Selain itu, perempuan juga diharapkan mampu menghindari perilaku konsumtif serta berbagai risiko keuangan yang merugikan.

Kepala OJK Kota Cirebon Agus Muntholib turut menegaskan pentingnya momentum Hari Kartini untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan perempuan. Menurutnya, perempuan memegang peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga yang berdampak pada perekonomian secara luas.

"Komunitas perempuan memiliki peran besar dalam membangun kesadaran finansial di tingkat keluarga. Karena itu kami melihat edukasi seperti ini sangat penting, terlebih masih banyak masyarakat, khususnya perempuan, yang membutuhkan pemahaman tentang perencanaan keuangan, investasi yang aman, serta kewaspadaan terhadap praktik keuangan ilegal," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sepanjang April, pihak OJK menerima banyak pengaduan dan konsultasi masyarakat terkait persoalan keuangan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa edukasi dan perlindungan konsumen perlu terus diperluas melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan semakin meningkat. Pengetahuan yang diperoleh peserta diharapkan tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta dibagikan kepada lingkungan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....