Dua Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Cisanggarung

  • 23 Apr 2026 08:19 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon : Peristiwa nahas terjadi di Sungai Cisanggarung, tepatnya di wilayah Blok Manwunteung, Desa Waled Desa, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Rabu 22 April 2026. Dua bocah dilaporkan tenggelam saat berenang bersama dua rekannya sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, keempat anak tersebut diketahui merupakan pelajar SMP yang tengah bermain air di bagian sungai yang dangkal. Namun, salah satu korban kemudian berenang ke arah tengah sungai yang memiliki kedalaman lebih tinggi. Rekannya yang lain ikut menyusul hingga akhirnya keduanya terseret arus dan tenggelam.

Salah seorang warga setempat, Rohmat, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut dari laporan warga dan langsung menuju lokasi.“Awalnya ada laporan dari warga, saya langsung ke lokasi. Ternyata mereka berempat, satu sudah melapor ke Polsek, satu menunggu di pinggir, dan dua lainnya terbawa arus ke bagian sungai yang dalam,” ujarnya.

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, namun laporan ke pihak kepolisian baru dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB karena teman korban sempat panik dan menunggu korban muncul ke permukaan.

“Katanya kejadian jam dua siang, tapi baru dilaporkan sekitar jam empat karena mungkin panik dan berharap temannya muncul,” ucapnya.

Sementara itu, Kuwu Pakusamben, Arif Solihin, membenarkan bahwa salah satu korban merupakan warganya. Ia juga menyebutkan bahwa para korban merupakan teman satu sekolah di SMP PGRI Babakan.“Saya mendapat informasi dari Polsek bahwa ada anak SMP yang tenggelam, dan setelah dicek benar salah satunya warga kami. Mereka teman satu sekolah,” katanya.

Dua korban yang dilaporkan tenggelam masing-masing bernama Aditya (15), warga Desa Pakusamben, Kecamatan Babakan dan Dani Hakim, pelajar asal Desa Kudu Mulya, Kecamatan Babakan sementara dua pelajar yang selamat adalah Rendi (14) asal Desa Kudumulya Kecamatan Babakan dan David (15) warga Desa Karangwangun Kecamatan Babakan.

Hingga berita ini diturunkan, keduanya masih dalam proses pencarian oleh warga dan pihak terkait. Arif berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. “Mudah-mudahan cepat ditemukan dalam keadaan sehat,” paparnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak saat bermain di area sungai, terlebih di musim arus yang tidak menentu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....