PT KAI: Jembatan Sukalila Dibongkar karena Korosi dan Sisa Kekuatan 30%
- 23 Apr 2026 10:31 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - PT Kereta Api Indonesia Daop 3 Cirebon menjelaskan alasan teknis pembongkaran jembatan di Kali Sukalila dalam forum RDP di DPRD Kota Cirebon, Rabu, 22 April 2026. Penjelasan ini disampaikan untuk merespons polemik yang berkembang di masyarakat.
Vice President Daop 3 Cirebon Sigit Winarto menyampaikan hasil inspeksi teknis. Pemeriksaan dilakukan melalui joint inspection pada awal Maret 2026.
Ia mengungkapkan kondisi jembatan sudah mengalami kerusakan berat. Struktur baja mengalami korosi yang signifikan dan mengurangi kekuatan bangunan.
“Bagian-bagian baja sudah hilang karena korosi, kekuatannya tinggal 30 persen,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI pada Rabu, 22 April 2026.
Selain itu, posisi jembatan dinilai menjadi penyebab penumpukan sampah. Kondisi ini berpotensi menghambat aliran sungai dan memicu banjir.
PT KAI menegaskan pembongkaran telah melalui prosedur yang berlaku. Prosesnya dilakukan setelah verifikasi internal dan pelaporan kepada regulator.
“Kami tidak serta-merta melakukan pembongkaran, tujuannya agar aliran sungai tidak terhambat,” ujarnya.
Menanggapi isu nilai sejarah, PT KAI memastikan material jembatan telah diamankan. Penyimpanan dilakukan di Stasiun Cirebon untuk keperluan verifikasi.
PT KAI juga membuka akses bagi pihak terkait untuk melihat langsung kondisi material. Langkah ini sebagai bentuk transparansi dalam proses pembongkaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....