Perempuan Wujudkan Budaya Bersih di Sekolah dan Lingkungan
- 20 Apr 2026 09:09 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Peran perempuan dinilai memiliki kontribusi penting dalam mewujudkan budaya bersih di lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat. Hal ini terlihat dari upaya yang dilakukan di lingkungan sekolah dasar dalam menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak dini kepada peserta didik.
Budaya bersih yang diterapkan di sekolah tidak selalu berjalan mudah pada awalnya. Perubahan kebiasaan baru kerap menimbulkan rasa terkekang bagi siswa yang sebelumnya belum terbiasa dengan aturan kebersihan yang ketat.
Kepala SDN 1 Balad Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon, Nihayah Faradillah, S.Pd., menyampaikan bahwa penerapan budaya bersih membutuhkan proses adaptasi dari seluruh warga sekolah. Ia menilai perubahan tersebut justru membawa dampak positif terhadap kenyamanan belajar siswa di lingkungan sekolah.
“Awal-awalnya sih merasa terkekang, apalagi di sekolah saya sebelumnya kan tidak ada kepala sekolah, selalu Plt karena kekurangan kepala sekolah. Pas saya masuk dengan budaya bersih, jadi merasa terkekang,” ujar Nihayah kepada RRI, Sabtu, 18 April 2026.
Menurutnya, berbagai upaya sederhana dilakukan untuk membiasakan siswa menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Salah satunya melalui lomba kebersihan antar kelas dengan hadiah sederhana untuk menumbuhkan semangat siswa.
“Nanti hadiahnya cuma sapu satu. Sapu harganya berapa sih? Tapi anak-anak semangat sekali,” ucapnya.
Selain melibatkan siswa, pihak sekolah juga aktif menggandeng komunitas serta orang tua wali murid untuk memperkuat budaya bersih di lingkungan pendidikan. Kerja sama tersebut dilakukan melalui musyawarah dan program bersama yang saling mendukung satu sama lain.
“Bukan hanya untuk sekolah kita saja, tapi kita tularkan ke sekolah-sekolah lain yang belum masuk supaya bisa ikut serta. Karena semakin banyak semakin bagus,” kata Nihayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....