Penataan Jalan Fatahillah Weru Cirebon, Drainase hingga Trotoar Mulai Dibenahi
- 19 Apr 2026 16:12 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Selain memperbaiki drainase, proyek penataan Jalan Fatahillah di Kecamatan Weru juga diarahkan untuk mengembalikan fungsi trotoar. Penataan ini diharapkan mampu memperbaiki wajah kawasan sebagai salah satu akses utama menuju ke Ibu Kota Kabupaten Cirebon.
Camat Weru, Abdul Rouf, menyebut kawasan tersebut memiliki peran penting sebagai etalase wilayah. Oleh karena itu, penataan ruang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proyek pembangunan.
“Kecamatan Weru ini adalah wajah, orang yang mau ke kabupaten lewat sini,” ujar Abdul Rouf saat diwawancarai, Jumat, 17 April 2026. Ia menilai kondisi kawasan harus mencerminkan keteraturan dan kenyamanan.
Selama ini, trotoar di sepanjang Jalan Fatahillah banyak digunakan tidak sesuai peruntukannya. Sejumlah pedagang dan bangunan semi permanen menempati area pejalan kaki.
Namun, seiring pelaksanaan proyek, para pedagang mulai melakukan penyesuaian. Beberapa di antaranya telah mundur dari area trotoar untuk mendukung penataan kawasan.
“Pedagang-pedagang juga sudah mulai minggir, sekarang sudah ada yang mundur,” katanya. Hal ini dinilai sebagai langkah positif dalam mengembalikan fungsi ruang publik.
Baca juga: Perbaikan Drainase di Weru Cirebon Dikerjakan Bertahap
Pihaknya berharap setelah proyek selesai, trotoar dapat digunakan kembali oleh pejalan kaki. Fungsi sosial dari ruang publik tersebut menjadi prioritas dalam penataan kawasan.
“Fungsi trotoar ini akan dikembalikan sebagai hak pejalan kaki,” ucapnya. Ia menilai hal ini penting untuk kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Selain itu, proyek Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini juga mempertimbangkan aspek kemudahan perawatan infrastruktur. Saluran drainase dirancang dengan penutup yang bisa dibuka untuk memudahkan pembersihan.
Dengan konsep tersebut, penataan kawasan tidak hanya bersifat estetika tetapi juga fungsional. Pemerintah ingin memastikan keberlanjutan manfaat dari pembangunan ini.
Proyek yang dimulai sejak Minggu, 12 April 2026 ini ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 90 hari kalender. Selama masa pengerjaan, masyarakat diminta memahami adanya gangguan aktivitas lalu lintas.
“Masyarakat dan pengguna jalan diminta bersabar karena ini untuk kebaikan bersama,” ujarnya. Ia berharap hasil akhir proyek dapat meningkatkan kualitas lingkungan di Kecamatan Weru.
Dengan penataan ini, kawasan Jalan Fatahillah diharapkan menjadi lebih tertib, nyaman, dan representatif. Pemerintah optimistis perubahan ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....