KAI Daop 3 Cirebon Imbau Masyarakat Jaga Keselamatan di Sekitar Jalur Rel
- 18 Apr 2026 01:13 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran keselamatan di sekitar jalur rel kereta api. Imbauan ini disampaikan menyusul masih ditemukannya berbagai aktivitas ilegal yang berpotensi mengganggu perjalanan kereta api.
Selama periode Januari hingga Maret 2026, KAI Daop 3 Cirebon mencatat masih banyak masyarakat yang melakukan aktivitas berbahaya di sekitar rel. Aktivitas tersebut antara lain berjalan atau bermain di jalur rel, berada di ruang milik jalur, hingga menaruh benda di atas rel.
Selain itu, tindakan seperti pelemparan batu ke arah kereta api dan menerobos perlintasan sebidang tanpa mematuhi rambu keselamatan juga masih terjadi. Kondisi ini dinilai sangat berisiko terhadap keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat itu sendiri.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menegaskan bahwa jalur kereta api merupakan area terbatas yang tidak boleh diakses sembarangan oleh masyarakat. Area tersebut hanya diperuntukkan bagi operasional kereta api.
“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di jalur rel maupun di area sekitar yang termasuk ruang milik jalur kereta api,” ujarnya dikutip dari Siara Pers Kamis, 16 April 2026.
Menurutnya selain berbahaya, tindakan tersebut juga melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan.
KAI Daop 3 Cirebon juga aktif menggandeng berbagai pihak untuk meningkatkan edukasi keselamatan, termasuk kepada warga yang tinggal di sekitar jalur rel. Upaya ini diharapkan dapat menekan angka pelanggaran yang masih terjadi.
Ia menambahkan, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan perjalanan kereta api yang aman dan lancar. KAI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban di lingkungan perkeretaapian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....