DLH Kota Cirebon Dorong Perubahan Perilaku Warga dalam Pengelolaan Sampah
- 17 Apr 2026 13:38 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Pemerintah Kota Cirebon menyiapkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) serta pengembangan energi dari sampah sebagai solusi jangka panjang. Namun, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, Solihin, menegaskan bahwa persoalan utama sampah saat ini bukan semata pada infrastruktur, melainkan pada perilaku masyarakat.
“Kata kuncinya sebenarnya satu, yaitu sampah bercampur. Ketika sampah dicampur, itu menjadi kendala besar bagi setiap kota,” ujar Solihin dalam dialog di RRI Cirebon Kamis 16 April 2026.
Ia menjelaskan, terdapat dua solusi utama dalam penanganan sampah, yakni dukungan anggaran dan kesadaran publik. Namun menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi faktor paling dominan.
“Solusi kedua adalah kesadaran publik. Ini yang paling dominan. Kalau masyarakat sudah memilah, pengelolaan akan jauh lebih mudah,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa memilah sampah bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban setiap individu sebagai penghasil sampah. “Pemilahan sampah itu bukan soal mendapatkan uang, tapi kewajiban. Itu tanggung jawab kita sebagai produsen sampah,” ucapnya.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini Kota Cirebon hanya memiliki satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yakni di TPA Kopi Luhur, dengan luas total 14,2 hektare. “Dari 14,2 hektare tersebut, yang sudah terisi dan digunakan sekitar 8 hektare,” katanya.
Pemerintah Kota Cirebon juga tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) serta pengolahan sampah menjadi energi terbarukan seperti Refuse Derived Fuel (RDF) hingga listrik.
Selain itu, sistem pengelolaan di TPA juga mulai beralih dari metode open dumping menuju controlled landfill, dan ditargetkan berkembang menjadi sanitary landfill yang lebih ramah lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....