Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Genjot Vaksinasi Ternak untuk Antisipasi PMK
- 14 Apr 2026 13:13 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon menggencarkan vaksinasi ternak menjelang Idul Adha guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), seiring meningkatnya lalu lintas hewan kurban dari luar daerah. Medik Veteriner Madya Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Drh. Nina Triana Murti, mengatakan vaksinasi telah dilakukan secara rutin sejak awal tahun dan terus ditingkatkan memasuki periode Idul Adha.
“Iya, sudah kita mulai kita vaksinasi ya sekarang yang lagi banyak itu kan penyakit mulut dan kuku,” ujarnya saat dihubungi RRI pada Senin, 13 April 2026.
Ia menjelaskan, program vaksinasi merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat yang dilaksanakan sepanjang tahun untuk melindungi ternak rentan. “Itu sudah rutin Bu, kami itu sudah vaksin dari Januari sampai dengan sekarang April,” katanya.
Memasuki April, vaksinasi juga menyasar hewan kurban yang mulai berdatangan dari luar daerah seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. “Yang bulan April ini kebanyakan itu sudah masuk hewan jantan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur yang sudah sebagian kita vaksin di bulan April,” katanya.
Namun demikian, ia mengakui pengendalian PMK masih menghadapi tantangan, terutama karena tingginya mobilitas ternak antar daerah. Menurutnya, masih banyak ternak yang masuk tanpa dilengkapi dokumen kesehatan resmi sehingga berpotensi membawa virus.
Padahal, sesuai aturan, setiap pengiriman ternak wajib dilengkapi sertifikat veteriner, bukti vaksinasi, serta surat keterangan kesehatan hewan. “Setiap orang yang mengirimkan hewan ternak itu harus dilengkapi dengan surat sertifikat veteriner,” ucapnya.
Selain vaksinasi, Dinas Pertanian juga mengimbau peternak untuk melakukan isolasi terhadap ternak yang baru datang guna mencegah penularan ke ternak lama. “Seharusnya diisolasi dahulu selama dua minggu, dipisahkan dari ternak yang ada di kandang sebelumnya,” ujarnya.
Dengan langkah vaksinasi dan pengawasan ketat tersebut, pemerintah daerah berharap penyebaran PMK dapat ditekan sehingga hewan kurban di Kabupaten Cirebon tetap sehat dan aman dikonsumsi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....