Pemkab Cirebon Dorong Kesadaran Kolektif Tangani Sampah
- 11 Apr 2026 16:02 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 pada Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini menjadi upaya mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam penanganan sampah.
Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman mengatakan, peringatan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat. Terutama dalam menghadapi persoalan sampah yang semakin kompleks.
“Persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, kegitan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian lingkungan.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Namun, mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.
Ia menilai, tantangan terbesar dalam pengelolaan sampah berasal dari pertumbuhan jumlah penduduk dan pola konsumsi masyarakat. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan volume sampah.
Karena itu, masyarakat didorong untuk lebih peduli lingkungan dengan mengurangi sampah dan menjaga kebersihan. Upaya sederhana seperti memilah sampah dinilai dapat memberikan dampak besar.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam pengelolaan sampah. Tanpa kolaborasi, upaya pemerintah tidak akan berjalan optimal.
“Upaya DLH tidak akan berarti, jika tidak ada kolaborasi dan kesadaran masyarakat dalam membuang serta memilah sampah,” ujarnya.
Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono menambahkan, langkah sederhana seperti memilah sampah dari sumbernya dapat menjadi solusi awal. Ia juga mengajak masyarakat mengurangi penggunaan plastik dan kembali menggunakan bahan alami.
“Dengan kolaborasi, persoalan sampah dapat teratasi dan volume sampah ke TPA bisa berkurang signifikan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....