Budayawan Sayangkan Pembongkaran Rel Kali Anyar Cirebon
- 09 Apr 2026 00:18 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Aliansi Cirebon MeSTi Tuntas menyayangkan pembongkaran rel kereta api di Jembatan Paralel Kali Anyar Kota Cirebon yang diduga sebagai objek cagar budaya. Budayawan Cirebon, Dedi, menilai penghilangan bagian rel tersebut berpotensi menghapus jejak sejarah penting jalur lama yang terhubung dengan kawasan pelabuhan.
Menurut Dedi, rel tersebut bukan hanya sisa infrastruktur, tetapi bagian dari sejarah perkembangan transportasi dan ekonomi Kota Cirebon. Ia menyebut jalur tersebut memiliki keterkaitan dengan aktivitas perkeretaapian masa lalu yang bernilai historis tinggi.
Dedi menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi rel yang sebagian sudah dibongkar. “Kami sangat menyayangkan adanya pembongkaran rel di Jembatan Paralel Kali Anyar karena objek ini diduga memiliki nilai sejarah penting sebagai bagian dari jalur lama menuju kawasan pelabuhan, sehingga seharusnya dilakukan kajian terlebih dahulu sebelum ada tindakan pembongkaran agar jejak sejarah Kota Cirebon tidak hilang begitu saja,” ujarnya kepada RRI, Rabu, 8 April 2026.
Ia menilai langkah pembongkaran tanpa kajian mendalam berpotensi menghilangkan bukti sejarah yang masih tersisa. Selain itu, dokumentasi terhadap objek tersebut juga dinilai belum optimal.
Dedi mengatakan, sisa rel dan struktur jembatan yang masih ada seharusnya dapat dipertahankan sebagai penanda sejarah. Menurutnya, keberadaan fisik tersebut bisa menjadi media edukasi bagi masyarakat.
Ia juga menilai kawasan tersebut berpotensi dijadikan display sejarah terbuka. Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui perkembangan jalur transportasi lama di Kota Cirebon.
Aliansi Cirebon MeSTi Tuntas berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan kajian dan pendataan terhadap objek tersebut. Mereka juga mendorong langkah pelestarian agar sisa rel yang masih ada tidak kembali hilang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....