Ganti Rugi Kerusakan Fasum Dibayar dengan Koin
- 06 Apr 2026 20:46 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu - Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) memenuhi janjinya untuk membayarkan ganti rugi atas kerusakan fasilitas umum yang terjadi pasca aksi penolakan program strategis nasional revitalisasi pesisir Pantura, beberapa waktu lalu. Mereka membawa lima karung uang koin yang diperoleh dari solidaritas petambak ke pendopo.
Uang tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kerusakan yang terjadi di alun alun dan taman nol kilometer Indramayu. Sejumlah perwakilan pengurus KOMPI mendatangi Pendopo Kabupaten Indramayu pada Senin, 6 April 2026, sambil membawa karung berisikan uang receh yang dihimpun dari pada petambak dan masyarakat.
Uang tersebut dihitung beramai ramai sebelum diserahkan kepada bupati Indramayu Lucky Hakim. Menurut informasi, uang koin tersebut berjumlah seratus juta rupiah, sebagaimana tuntutan dari bupati Indramayu Lucky Hakim yang menyebut kerusakan fasilitas publik di Alun alun dan Taman Nol Kilometer ditaksir mencapai Rp100 juta.
Setelah dihitung bersama, uang tersebut dimasukan kembali ke karung untuk diserahkan kepada bupati. Di depan pintu pendopo, perwakilan KOMPI sudah disambut oleh bupati Indramayu Lucky Hakim, Setda Indramayu Aep Surachman, dan jajaran kepala dinas.
Ketua KOMPI H. Darsam menyampaikan bahwa kehadiran dirinya di pendopo untuk memenuhi janji pengunjukrasa yang akan mengganti seluruh kerusakan yang diakibatkan oleh aksi massa petambak. Penyerahan uang koin tersebut langsung ditampik oleh bupati Indramayu Lucky Hakim yang menyebutkan bahwa tidak ada dasar hukumnya dan meminta Setda Indramayu Aep Surahman untuk menjelaskan.
"Jadi terkait kerusakan atau ganti rugi yang dibiayai oleh APBD tidak dapat diganti oleh uang masyarakat sehingga kami tidak bisa menerima itu," kata Setda Indramayu Aep Surahman menjelaskan.
Merasa uang tersebut tidak dapat diterima oleh Pemkab Indramayu, sejumlah perwakilan pengurus KOMPI langsung membuka karung berisi uang koin tersebut dan menghamburkannya kembali sebagai bentuk kekecewaan dari masyarakat petambak yang pernah mendukungnya saat pencalonan bupati.
" Kami ini pendukung tulus bupati Lucky tetapi kenapa dibeginikan," kata sejumlah petambak.
Sebelum meninggalkan pengurus KOMPI, bupati Indramayu Lucky Hakim mengundang untuk berdialog dengan perwakilan petambak terkait proyek strategis nasional Revitalisasi Tambak Pesisir Pantura di dalam pendopo.
" Nanti malam kita ajak bapak bapak untuk berdialog di pendopo. Paling 15 sampai 20 orang perwakilan dari KOMPI," ujar Lucky Hakim.
Dihubungi terpisah, Dewan Kehormatan KOMPI H Juhadi menolak ajakan dialog tersebut karena tanpa ada surat undangan yang seharusnya dilakukan sesuai administrasi.
"Kita ini resmi bukan asal undang saja. Panggil pakai surat yang resmi. Sekalian sama dewannya diundang " ucap Juhadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....