Konsistensi Ibadah Kunci Menjadi Hamba Sejati
- 04 Apr 2026 23:02 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Konsistensi dalam beribadah setelah bulan suci Ramadan menjadi tantangan bagi umat Muslim. Hal ini disampaikan oleh Ustadz Ikhsan Tobi’i, S.Pd dalam program Mutiara Pagi RRI Cirebon, Sabtu, 4 April 2026.
Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan agar umat tidak menjadi “hamba musiman” yang hanya rajin beribadah saat Ramadan. Menurutnya, nilai utama dari Ramadan justru terletak pada keberlanjutan amal setelah bulan tersebut berakhir.
“Ramadan telah usai, jangan sampai semangat ibadah kita juga ikut usai,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Ramadan merupakan proses pembinaan spiritual yang membentuk karakter dan meningkatkan ketakwaan. Oleh karena itu, bulan Syawal seharusnya menjadi momentum peningkatan kualitas ibadah, bukan penurunan.
“Syawal adalah bulan perbaikan, yang tadinya sulit bersedekah jadi mudah, yang ucapannya kasar menjadi lembut. Itu tanda Ramadan kita berdampak,” katanya.
Ustadz Ikhsan menekankan pentingnya istiqamah atau konsistensi dalam beramal. Ia mengutip sebuah ungkapan, “Al-istiqamah khairum min alfi karamah,” yang berarti konsistensi lebih baik daripada seribu keajaiban.
Menurutnya, tantangan terbesar dalam menjaga konsistensi adalah godaan dari hawa nafsu dan setan. Ia menyebut, manusia seringkali kalah karena kehilangan rasa diawasi oleh Allah atau muraqabah.
“Ketika hilang rasa diawasi oleh Allah, maka orang akan kembali ke kebiasaan lama. Ini yang membuat iman jadi naik turun,” katanya.
Selain itu, faktor lingkungan dan kebiasaan juga turut mempengaruhi konsistensi ibadah seseorang. Lingkungan yang tidak mendukung dapat membuat seseorang kembali pada pola hidup sebelum Ramadan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dengan orang tua sebagai bagian dari ketaatan. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa ridha Allah sangat bergantung pada ridha orang tua.
“Jangan sampai ibadah kita tidak diterima hanya karena durhaka kepada orang tua. Ridha Allah ada pada ridha orang tua,” ucapnya.
Ia juga mengajak umat Muslim untuk terus menjaga amalan meski dalam jumlah kecil. Ia menekankan bahwa konsistensi lebih utama dibandingkan kuantitas ibadah yang besar namun tidak berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....