Pemprov Jabar : WFH Jadi Strategi Efisiensi, Anggaran Dialihkan ke Sektor Prioritas

  • 04 Apr 2026 13:17 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Kebijakan Work From Home (WFH) di lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Barat salah satunya bertujuan untuk memberikan dampak positif terhadap efisiensi anggaran pemerintah. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut kebijakan tersebut bukan hal baru, Pemerintah provinsi telah menjalankannya, dan kini ada penguatan dari kebijakan pusat.

“WFH di Jabar itu kan sudah berlangsung lama, sudah hampir 6 bulan yang lalu,” ujar Dedi salam rilisnya yang diterima RRI Sabtu 4 April 2026.

Menurutnya, WFH memiliki dua tujuan utama, yaitu efisiensi internal dan pengurangan konsumsi energi. Hal ini berdampak langsung pada anggaran pemerintah.

“Saya lihat variabelnya yang pertama dari sisi internal pemerintah itu menurunkan biaya produksi pemerintah mengurangi listrik, mengurangi penggunaan internet, penggunaan air. Sehingga uang yang di dalamnya itu bisa digeser untuk kepentingan pembangunan infrastruktur pendidikan, kesehatan,” katanya.

Selain itu, WFH juga berkontribusi dalam menekan penggunaan bahan bakar minyak. “Hari ini, WFH juga memiliki tujuan untuk menurunkan penggunaan bahan bakar minyak,” ucapnya.

Ia juga menyebut efisiensi terlihat dari berkurangnya perjalanan dinas. Bahkan, belanja pegawai kini dapat ditekan untuk dialihkan ke sektor pembangunan.

“Perjalanan dinasnya juga sudah hampir sangat sedikit,” katanya. Dengan demikian, anggaran dapat difokuskan pada infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Pemerintah optimistis kebijakan ini akan terus memberikan dampak positif. Efisiensi anggaran diharapkan mampu mempercepat pembangunan di Jawa Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....