Insiden Kebakaran SPBE Indogas Bekasi Berhasil Dipadamkan Petugas

  • 03 Apr 2026 20:25 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi di SPBE PT Indogas Andalan Kita. Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB di area operasional perusahaan.

Pihak Pertamina bersama pengelola SPBE langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Tim Pemadam Kebakaran setempat. Langkah ini diambil guna mempercepat upaya penanganan api agar tidak merambat ke area pemukiman warga sekitar.

Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh Tim Damkar Kota dan Kabupaten Bekasi sekitar pukul 00.00 WIB. Petugas gabungan bekerja keras selama beberapa jam untuk memastikan situasi benar-benar aman dan terkendali sepenuhnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB, Susanto August Satria,

memberikan apresiasi tinggi kepada tim pemadam yang bertugas. Sinergi yang kuat antara petugas pemadam kebakaran menjadi kunci keberhasilan dalam melokalisasi dampak insiden tersebut.

Satria juga menyampaikan terima kasih atas dukungan personel TNI dan Polri dalam mengamankan perimeter lokasi kejadian. "Dukungan TNI dan Polri sangat membantu agar penanganan dapat berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan dampak lanjutan," ujarnya, Kamis, 2 April 2026.

Saat ini fokus utama Pertamina Patra Niaga Regional JBB adalah melakukan penanganan intensif pasca-kejadian di lokasi. Prioritas diberikan pada jaminan keselamatan masyarakat serta penanganan terhadap para pekerja SPBE yang terdampak insiden.

Manajemen berkomitmen penuh untuk bertanggung jawab dan memastikan seluruh keluhan masyarakat terdampak ditangani secara optimal. Penanganan terbaik bagi korban kini sedang diupayakan oleh pihak pengelola SPBE di bawah pengawasan Pertamina.

Terkait penyebab pasti kebakaran, pihak berwenang akan segera melakukan investigasi mendalam bersama aparat kepolisian. "Terkait penyebab insiden, akan dilakukan investigasi lebih lanjut bersama aparat berwenang," kata Satria menegaskan dalam keterangan resminya.

Masyarakat dihimbau tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan energi pasca-insiden karena pasokan LPG dipastikan tetap aman. Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan skema Regular Alternative Emergency (RAE) untuk menjaga stabilitas distribusi ke warga.

Dukungan suplai kini dialihkan sementara ke tiga SPBE terdekat guna menjamin kebutuhan gas masyarakat terpenuhi. Salah satunya adalah SPBE PT Kenrope Sarana Pratama yang siap memperkuat ketahanan stok di wilayah tersebut.

Selain itu, suplai tambahan juga diperkuat melalui koordinasi dengan SPBE PT Pacific Sumber Segara dan PT Dharma Wira Sentosa. Langkah mitigasi ini diharapkan mampu menjaga kenyamanan warga dalam mendapatkan LPG tanpa kendala distribusi.

Pertamina terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan memastikan seluruh proses pemulihan berjalan sesuai prosedur keselamatan. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan selalu mengikuti perkembangan informasi resmi dari pihak perusahaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....