Makom Albab Soroti Masalah Sampah hingga Peredaran Miras Indramayu

  • 28 Mar 2026 20:27 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu - Musyawarah Cabang Majelis Komunikasi Alumni Babakan (Makom Albab) di Kampus Hijau Kaplongan menghasilkan tiga poin rekomendasi penting untuk Pemerintah Kabupaten Indramayu. Ketua Makom Albab Cabang Indramayu terpilih, Imron Rosadi, menyampaikan rekomendasi tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial daerah.

Persoalan pertama yang menjadi sorotan utama dalam forum tersebut adalah kondisi darurat sampah yang kini melanda wilayah Indramayu. Imron menyayangkan kondisi ini karena sebelumnya Indramayu dikenal sebagai daerah berprestasi dengan raihan penghargaan Adipura hingga 10 kali.

“Sekarang justru Indramayu menghadapi darurat sampah, permasalahannya hampir terjadi di seluruh desa dan penanganannya masih terbilang lamban,” ujar Imron, Jumat, 27 Maret 2026. Ia mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkret agar masalah lingkungan ini tidak semakin berlarut-larut.

Poin kedua yang disoroti adalah maraknya peredaran obat terlarang yang kini sudah merambah hingga ke pelosok desa. Imron menilai kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena peredarannya sudah menyasar berbagai lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Ini sudah sangat mengkhawatirkan karena menyasar berbagai lapisan masyarakat,” katanya saat menjelaskan urgensi pemberantasan narkoba. Pihaknya mendorong instansi terkait untuk melakukan tindakan preventif hingga penegakan hukum secara menyeluruh di Kabupaten Indramayu.

Selain itu, Makom Albab juga menyoroti fenomena pesta minuman keras (miras) berkelompok yang dinilai semakin meresahkan warga. Budaya tersebut ditegaskan bukan merupakan tradisi masyarakat Indramayu dan bertentangan dengan nilai-nilai lokal yang ada.

“Dengan adanya perda miras, kami berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti secara tegas agar tidak semakin meluas,” ucap Imron menutup pernyataannya. Melalui rekomendasi ini, Makom Albab berharap Pemkab Indramayu lebih responsif dalam menangani berbagai persoalan sosial yang kian mendesak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....