Penjualan Oleh-Oleh Cirebon Naik 90 Persen saat Lebaran 2026
- 27 Mar 2026 14:16 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Penjualan oleh-oleh khas Cirebon di sejumlah toko di wilayah Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, mengalami peningkatan signifikan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Lonjakan ini terjadi seiring tingginya mobilitas pemudik yang melintasi jalur utama dan menyempatkan diri untuk membeli buah tangan.
Salah satu karyawan toko oleh-oleh, Bella Puspita, mengatakan pihaknya menerapkan jam operasional penuh selama 24 jam untuk menyesuaikan tingginya arus kendaraan. Langkah ini dilakukan agar dapat melayani pemudik yang datang kapan saja, baik siang maupun malam hari.
“Kita oleh-oleh di sini buka 24 jam, menyesuaikan arus mudik dan balik yang lagi padat banget sekarang,” ujarnya kepada RRI, Jum'at, 27 Maret 2027.
Ia menjelaskan peningkatan penjualan selama periode Lebaran sangat signifikan dibandingkan hari biasa, bahkan mencapai hampir dua kali lipat. Kondisi ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk oleh-oleh khas daerah saat momentum libur panjang.
“Peningkatannya bisa sampai 80 sampai 90 persen dibandingkan hari biasa, jadi memang naik banget,” katanya.
Bella menambahkan, peningkatan pembeli tidak hanya berasal dari pelanggan tetap, tetapi juga dari pemudik yang singgah secara spontan. Banyak pengunjung yang awalnya hanya melintas kemudian berhenti untuk membeli oleh-oleh sebagai buah tangan.
Produk yang ditawarkan pun cukup beragam, mulai dari makanan ringan hingga makanan khas seperti kerupuk kulit, kerupuk udang, terasi, hingga tape. Variasi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pemudik yang ingin membawa ciri khas Cirebon ke daerah asal mereka.
Dengan meningkatnya penjualan selama musim mudik ini, para pelaku usaha berharap tren positif tersebut dapat terus berlanjut bahkan setelah periode Lebaran berakhir sehingga mampu meningkatkan perekonomian lokal secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....