Dinkes Ajak Masyarakat Kenali Gejala Campak dan Lakukan Pencegahan
- 21 Mar 2026 16:58 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon mengimbau masyarakat untuk mengenali gejala awal campak serta menerapkan langkah pencegahan saat berada di keramaian selama mudik Lebaran. Hal ini penting untuk mengurangi risiko penularan penyakit di tengah mobilitas tinggi.
Kepala Bidang P2P Dinkes Kabupaten Cirebon, Mona Isabella Saragih, mengatakan gejala awal campak seringkali menyerupai flu biasa sehingga kerap diabaikan. Padahal kondisi tersebut dapat menjadi awal penyebaran penyakit jika tidak segera ditangani.
“Gejala awal memang mirip sekali dengan flu, seperti demam, batuk, pilek, mata merah, sehingga kadang dianggap penyakit biasa,” ujanya kepada RRI, Sabtu, 21 Maret 2026.
Ia menjelaskan, gejala campak biasanya muncul 7 hingga 14 hari setelah terpapar virus. Tanda-tanda lain yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi, ruam merah pada kulit, serta bercak di mulut.
Untuk mencegah penularan, masyarakat diimbau menggunakan masker saat berada di keramaian. Selain itu, menjaga kebersihan tangan dan menerapkan etika batuk juga menjadi langkah penting.
“Untuk mencegah penularan campak di keramaian, masyarakat dihimbau menggunakan masker, mencuci tangan, dan menghindari kontak dekat dengan orang yang sakit," katanya.
Masyarakat juga diminta untuk tidak memaksakan diri berkumpul apabila sedang mengalami gejala sakit. Langkah ini penting untuk melindungi anggota keluarga lainnya dari risiko penularan.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan pola hidup sehat, diharapkan penyebaran campak dapat dicegah selama masa mudik dan Lebaran. Kesadaran individu menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....