Pertamina Pastikan Kilang Balongan Beroperasi Maksimal Selama Lebaran

  • 17 Mar 2026 17:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan memastikan produksi BBM tetap terjaga sesuai kapasitas maksimal sebesar 155 ribu barel per hari. Langkah ini diambil untuk menjamin pemenuhan kebutuhan energi masyarakat selama masa libur Lebaran.

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT KPI RU VI Balongan, Cecep Supriyatna, menegaskan bahwa operasional kilang tetap berjalan penuh selama 24 jam. "Lebaran tidak lebaran pun, kalau kita memang ditugaskan untuk supply pemenuhan kebutuhan BBM ya kita terus jaga kilang kita untuk tetap beroperasi dengan handal," ujar Cecep kepada media pada Senin, 16 Maret 2026.

Mengenai dampak konflik Timur Tengah, ia menjelaskan bahwa pengaruh utama kemungkinan besar hanya terjadi pada aspek harga minyak mentah. "Kami ini dapur, kami ini masak, hanya masak saja; apa yang ada barang, minyak mentahnya ada, ya kita olah," ucapnya menambahkan.

Terkait pasokan bahan baku, Kilang Balongan memiliki fleksibilitas karena didesain untuk mengolah minyak dalam negeri maupun impor. Cecep menyebutkan jika ada pasokan dari luar negeri, biasanya berasal dari kawasan Afrika atau Sudan.

Pihak Pertamina juga menegaskan bahwa mereka tidak memiliki kewenangan terkait penentuan harga jual BBM ke masyarakat. "Kalau harga itu bukan di Pertamina, harga itu adanya di Pemerintah sebagai regulator, kita kan cuma operator," kata Cecep menjelaskan.

Selain masalah teknis produksi, perusahaan memberikan perhatian khusus pada aspek keamanan di sekitar lingkungan kilang selama perayaan hari raya. Masyarakat diimbau untuk tidak menyalakan petasan atau kembang api yang dapat memicu bahaya kebakaran.

"Imbauan kami sih dia tidak menyalakan yang berhubungan dengan api lah, baik petasan maupun kembang api, di sekitaran radius 100 sampai 200 meter," ucarnya menegaskan. Hal ini ditekankan untuk mencegah terulangnya insiden masa lalu yang dapat merugikan semua pihak.

Pihak manajemen berharap kerja sama masyarakat dapat menjaga keamanan objek vital nasional ini agar pasokan BBM tetap lancar. Fokus utama saat ini adalah menjaga kehandalan kilang demi pelayanan terbaik bagi seluruh konsumen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....